Cegah Infeksi Omicron dengan Penuhi Asupan Gizi Seimbang
NU Online · Jumat, 11 Februari 2022 | 16:15 WIB
Mempertahankan pola makanan gizi seimbang dan sehat merupakan kunci dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Nuriel Shiami Indiraphasa
Kontributor
Jakarta, NU Online
Menjaga daya tahan tubuh menjadi sangat penting di tengah kenaikan kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Meningkatkan kekebalan tubuh merupakan kekuatan pertahanan tubuh untuk melawan bakteri dan virus penyakit. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Mempertahankan pola makanan gizi seimbang dan sehat merupakan kunci dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (ARSINU) periode 2016-2021 dr Zulfikar As’ad saat dihubungi NU Online baru-baru ini.
Dokter Zulfikar menerangkan, contoh pola makan gizi seimbang sebenarnya sangat mudah, yakni melalui konsep 4 sehat 5 sempurna. Menurutnya, unsur-unsur yang terdiri dalam konsep tersebut sangat cukup untuk kebutuhan nutrisi harian.
“4 sehat 5 sempurna, unsur di situ sudah baik. Bahkan meskipun tidak harus dengan yang mahal, tapi bisa dengan tempe pun bisa jadi protein yang baik untuk kita. Makan yang enak dan makan yang baik dapat memperbaiki juga menguatkan imunitas,” urainya.
Pedoman gizi seimbang dan pola hidup sehat
Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terdapat 3 pilar untuk mencukupi kebutuhan gizi harian dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Pertama, mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Dalam sehari, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan pokok, lauk-pauk, sayur dan buah, juga memenuhi kebutuhan air putih 8 gelas.
Makan pokok sendiri merupakan karbohidrat meliputi, nasi, jagung, kentang, umbi-umbian. Sedangkan lauk-pauk merupakan sumber protein dan mineral bagi tubuh. lauk -pauk ini terbagi menjadi dua kategori yakni lauk hewani dan lauk nabati. Lauk hewani antara lain daging, ikan, ayam, dan telur. Sementara lauk nabati antara lain tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
Selain itu, sayuran dan buah sebagai sumber vitamin, mineral dan serat juga penting dikonsumsi tiap hari. Utamanya sayuran dan buah yang berwarna, diketahui mengandung banyak vitamin A, C, E dan juga berfungsi sebagai antioksidan.
Kedua, menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Cuci tangan dengan sabun utamanya dilakukan setelah melakukan kegiatan dari luar rumah, setelah batuk dan bersin, sebelum makan dan minum, serta setelah buang air besar dan kecil.
Ketiga, rutin berolahraga. Lakukan aktivitas fisik sedikitnya 30 menit secara rutin 3 sampai 5 kali seminggu. Hal ini untuk meningkatkan produksi antibodi dan meningkatkan kekebalan tubuh serta sistem metabolisme.
Kontributor: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua