Dalam Khutbah dan Ceramah, LTM PBNU: Perbanyaklah Kabar Bahagia
NU Online · Selasa, 19 November 2019 | 13:00 WIB
"Selama masih menggunakan tabsyir, kabar positif, gunakan itu," kata Ali Sobirin, Wakil Sekretaris Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) saat Pelatihan Ta'mir, Khatib, dan Dai Nasional di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Dukuh Puntang, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (19/11).
Menurutnya, setidaknya 75 persen dari keseluruhan penyampaian adalah tabsyir, penyampaian kabar bahagia. Sebab, katanya, hal ini penting dilakukan agar para pendengar banyak menangkap hal-hal positif.
Tabsyir ini, menurutnya, bisa disampaikan di waktu yang tepat. Ada tiga saat yang tepat dalam menyampaikan hal tersebut, yakni saat menangis, tertawa, dan tidur.
Di saat-saat itulah, jelasnya, para pendengar sedang turun daya kritisnya sehingga apa saja yang disampaikan oleh pembicara mudah masuk diterima. Dengan begitu, ia juga meminta agar khatib atau penceramah tidak menyampaikan hal negatif di saat pendengar dalam tiga kondisi tersebut.
Tak ayal, jelasnya, para kiai setiap usai melontarkan humor saat berceramah selalu mengajak para pendengarnya untuk menjaga kerukunan dan hal-hal baik lainnya. Tidak sebaliknya, mengarahkan ke kegiatan yang negatif.
Di samping itu, pria yang akrab disapa Also itu juga menyampaikan bahwa jika menyampaikan tandzir, peringatan, harus ketika para pendengar terjaga. "Pastikan tandzir ketika jamaah lagi melek," katanya dalam kegiatan bertema Meneguhkan Dakwah Islam Ahlussunah wal Jamaah di Era Industri 4.0 itu.
Sebab, jelas Also, saat para pendengar terjaga, daya kritisnya sedang betul-betul tumbuh sehingga tandzirnya masuk.
Oleh karena itu, ia meyakinkan para peserta bahwa dai, khatib, atau penceramah adalah orang yang seluruh kata-katanya sakti.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Abdullah Alawi
Â
Terpopuler
1
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
2
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
3
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
4
Tahlil Hari Ketujuh Nyai Machfudhoh Aly Ubaid di Jakarta, Kiai Said Aqil Kenang Perjuangannya untuk NU
5
Hukum Pembersihan Sampah setelah Acara Keagamaan dan Kegiatan Umum Lainnya
6
Ijtihad Politik Abu Lueng Ie, Ikhtiar Menjaga Ulama dan Tarekat di Tengah Gejolak Zaman
Terkini
Lihat Semua