Diikuti 600 Peserta, Dibanjiri 4000-an Warga
NU Online · Kamis, 6 September 2012 | 11:15 WIB
Jakarta, NU Online
Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU Pondok Pesantren Kempek Cirebon, 14-17 September mendatang, akan diikuti sebanyak 600 peserta.
<>
Namun warga NU (nahdliyin) yang akan meramaikan lokasi Munas-Konbes diperkirakan mencapai 4000 orang.
“600 peserta yang akan mengikuti persidangan terdiri dari anggota pleno Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang meliputi mustasyar, syuriyah, tanfiziyah, dan a’wan, serta ketua lembaga, lajnah dan badan otonom, 6 orang perwakilan dari 33 pengurus Wilayah NU se-Indonesia,” kata Koordinator Seksi Kesekretariatan Panitia Pusat Munas-Konbes NU 2012, H Sulton Fathani kepada NU Online di sekretariat panitia Muktamar, lantai 3 kantor PBNU Jakarta, Kamis (6/9).
Ditambahkan, 600 perserta persidangan itu termasuk kiai-kiai dan pemimpin dari beberapa pesantren yang merupakan para ahli fikih dan akan terlibat aktif dalam forum bahtsul masail diniyyah atau membahasan masalah-masalah keagamaan.
Menurutnya, dalam tradisi Munas-Konbes, warga nahdliyin yang hadir bisa beberapa kali lipat dari peserta persidangan. “Ada PWNU yang melaporkan akan mengirimkan 13 peserta, padahal yang diundang hanya 6,” kata Sulton.
Diperkirakan warga yang hadir akan mencapai 4000-an orang. Warga akan membludak pada acara pembukaan, dan saat presiden datang ke lokasi Munas-Konbes pada 17 September. Mereka terutama berasal dari Cirebon dan sekitarnya. Apalagi Munas-Konbes kali ini diselenggarakan di Cirebon sebagai salah satu kota santri basis NU.
“Warga yang datang dan tidak mengikuti persidangan telah disiapkan acara khusus. Mereka akan mengikuti berbagai kegiatan Munas-Konbes yang diselenggarakan panitia, seperti pameran, bazar, pagelaran seni budaya, serta halaqah-halaqah yang diselenggarakan di seputar area Munas-Konbes,” demikian Sulton Fathoni.
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua