Dzaniyal M Chubaibillah, Pelantun Ayat Suci pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU
NU Online · Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:25 WIB
Jombang, NU Online
Dzaniyal Muhammad Chubaibillah mendapat kepercayaan melantunkan ayat suci Al-Qur'an di hadapan Presiden RI pada pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026).
Dzaniyal merupakan putra kelahiran Madiun yang kini tinggal di Pondok Pesantren Nurul Qur’an, Jogoroto, Jombang. Kecintaannya terhadap seni baca Al-Qur’an telah tumbuh sejak kecil. Ia pertama kali belajar tilawah dari sang ayah yang juga merupakan seorang qari’.
“Dari kecil memang saya belajar tilawah di abah saya sendiri, abah juga seorang qari’. Kemudian belajar di beliau sampai masuk di kejuaraan provinsi,” ujarnya.
Perjalanan Dzaniyal dalam mendalami tilawah kemudian berlanjut dengan belajar kepada KH Abdul Hamid di Surabaya, yang disebutnya merupakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur. Dari proses belajar tersebut, ia terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai ajang musabaqah tilawatil Qur’an.
Sejumlah prestasi nasional dan internasional pun berhasil diraihnya. Di antaranya Juara 2 Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional 2023 serta Juara 5 MTQ Internasional 2023 di Malaysia. Terakhir, pada 2024, ia mengikuti cabang Qira’ah Sab’ah Mujawwad di Kalimantan Timur.
Pengalaman membaca Al-Qur’an di hadapan pejabat negara juga bukan kali pertama bagi Dzaniyal. Ia sebelumnya beberapa kali dipercaya melantunkan ayat suci Al-Qur’an di hadapan Wakil Presiden, mulai dari Jusuf Kalla, KH Ma’ruf Amin, hingga Gibran Rakabuming Raka. Ia juga pernah tampil dalam sejumlah kegiatan di Tebuireng dan Tambakberas.
“Alhamdulillah, setelah beberapa kali didapuk untuk membaca Qur’an di hadapan beberapa Wapres, mulai Pak Jusuf Kalla, KH Ma’ruf Amin, dan Mas Gibran, di Tebuireng dan Tambakberas, kali ini panitia mempercayakan tugas pembaca Qur’an di hadapan Presiden kepada saya,” tuturnya.
Kesempatan tampil dalam pembukaan Muktamar ke-35 NU menjadi pengalaman yang istimewa bagi Dzaniyal. Selain karena dihadiri Presiden RI, acara tersebut juga dihadiri ribuan ulama dan Nahdliyin dari berbagai daerah.
“Sangat bersyukur diberi kesempatan untuk bisa melantunkan ayat suci Al-Qur’an, apalagi ini adalah momen yang begitu istimewa, selain karena hadirnya presiden, juga karena acara ini dihadiri ribuan alim ulama. Dan saya berharap dengan wasilah ini saya bisa mendapatkan loberan barokah dari beliau-beliau semua,” ungkapnya.
Di luar berbagai panggung perlombaan dan kegiatan kenegaraan, Dzaniyal juga aktif mengajarkan seni baca Al-Qur’an kepada masyarakat. Ia mengisi kelas tilawah rutin yang digelar di rumahnya setiap malam Senin setelah Maghrib. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
"Kelas tilawah tersebut memiliki satu persyaratan utama bagi peserta, yakni memiliki kesiapan untuk aktif dan istiqamah mengikuti pembelajaran," jelasnya.
Untuk Muktamar ke-35 NU, Dzaniyal berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan masyarakat luas.
“Semoga Muktamar kali ini berjalan lancar, rukun, sejuk. Apa yang dihasilkan di Muktamar ini betul-betul membawa kemaslahatan, kemanfaatan bagi semua,” pungkasnya.
Kontributor: Achmad Subakti
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
4
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
5
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
6
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
Terkini
Lihat Semua