Fatayat NU DIY Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi untuk Santri
NU Online · Rabu, 22 Maret 2017 | 00:05 WIB
Pengurus Wilayah Fatayat NU DIY dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar acara bertajuk Pemenuhan Hak Kesehatan Reproduksi di Kalangan Santri di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kota Gede, Selasa (21/3) siang. Kajian ini diikuti ratusan santri Nurul Ummah baik putra maupun putri.
Tim paduan suara MTs Bina’ul Ummah ikut memeriahkan acara tersebut. Hadir sebagai pembicara tunggal Kepala Pusat BKKBN Dr Surya Chandra Surapaty.
Sebagai tuan rumah, Kepala Madrasah Nurul Ummah Muhammad Baehaqi mengungkapkan kegemberiannya dengan adanya acara tersebut. “Semoga acara ini bisa membuat para santri merencanakan kehidupannya di masa depan dengan lebih baik,” katanya.
Ketua Fatayat NU DIY Khotimatul Husna mengatakan, salah satu program PW Fatayat DIY adalah persoalan kesehatan dan lingkungan.
“Selain menggandeng BKKBN, kami sudah bekerja sama dan berjejaring dengan pesantren-pesantren yang ada di DIY dalam melakukan sosialisasi kesehatan reproduksi untuk para santri ini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Khotim menjelaskan bahwa PW Fatayat pada kepengurusan sebelumnya sudah melakukan sosialisasi di pesantren-pesantren.
“Tahun lalu kami sudah mengadakan sosialisasi di 13 pesantren dan masjid di DIY. Tahun ini, akan ditambah 10 pesantren lagi,” ungkapnya.
Harapannya, lanjut Khotim, dengan adanya acara ini, para santri bisa menjaga kesehatan reproduksinya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKKBN Pusat yang berkenan hadir pada acara ini,” katanya.
Sebelum seminar dimulai Kepala BKKBN Pusat Surya Chandra Suryapaty meresmikan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). (Nur Rokhim/Alhafiz K)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua