Guru PAI Dikirim Ikuti Short Course di Australia
NU Online · Selasa, 10 November 2015 | 21:01 WIB
Jakarta, NU Online
Setelah sukses dengan program Short Course Metodologi Pembelajaran di Oxford University, Inggris akhir tahun 2014 yang lalu, maka di tahun 2015 ini Direktorat Pendidikan Agama Islam (Dit. PAI) kembali akan mengirimkan para Guru PAI (GPAI) dan Pengawas PAI ke luar negeri yakni ke negeri Kangguru, Australia. Tujuan umum dari kegiatan ini adalah mengembangkan kompetensi dan wawasan untuk GPAI dan <>Pengawas PAI dalam hal pendidikan PAI Multikultur, Metodologi Pembelajaran dan Kepengawasan Pendidikan.
Direktur PAI, Dr. Amin Haedari dalam keterangannya menjelaskan bahwa short course kali ini akan diselenggarakan selama 15 hari dari tanggal 15 s/d 29 November 2015 dengan lokasi kegiatan Adelaide, Melbourne dan Sydney. Sebanyak 50 guru PAI, Pengawas PAI yang telah lolos seleksi dan Tenaga Kependidikan siap dikirim melalui program unggulan Dit. PAI yang bekerjasama dengan lembaga internasional Australia - Scope Global, sebagaimana dikutip dari laman kemanag.go.id.
Proses Seleksi Program Short Course sendiri terbilang sangat ketat mulai dari seleksi administrasi yang dilengkapi sertifikat TOEFL, peserta juga wajib melampirkan prestasi sebagai GPAI dan karya ilmiah yang dihasilkan, dilanjutkan dengan tahap tes tertulis dan terakhir wawancara. Animo GPAI dan Pengawas PAI sejak informasi ini disampaikan sendiri sangat besar, terbukti ada sekitar 300 pendaftar yang masuk kemudian melalui seleksi administrasi tersaring 84 peserta dan melalui tes tertulis dan wawancara atau seleksi Tahap II berhasil terpilih 40 calon peserta unggulan lintas jenjang pendidikan dan pengawas PAI. Sedangkan 10 orang merupakan tenaga kependidikan PAI. Red: Mukafi Niam
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua