Gusdurian Peduli Mulai Bangun Huntara untuk Warga Terdampak Gempa di Cianjur
NU Online · Selasa, 29 November 2022 | 06:30 WIB
Relawan Gusdurian Peduli memulai pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022) di Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur. (Foto: Gusdurian Peduli)
Aru Lego Triono
Penulis
Jakarta, NU Online
Relawan Gusdurian Peduli telah memulai pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022). Huntara itu dibangun di Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur.
Huntara itu diharapkan dapat digunakan warga terdampak gempa Cianjur yang selama ini tinggal di beberapa posko pengungsian dengan keadaan serba terbatas.
Pembangunan huntara ini dilakukan setelah sebelumnya para relawan Gusdurian Peduli menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak gempa Cianjur di beberapa lokasi pengungsian. Bentuk bantuan tersebut di antaranya sembako, terpal, dan air mineral.
"Selain bantuan sembako, kemudian bantuan terpal dan tikar, mulai tiga hari yang lalu (Sabtu) itu sudah mulai bikin huntara (hunian sementara), di desa Limbangansari, Cianjur," ungkap Ketua Umum Gusdurian Peduli A'ak Abdullah Al-Kudus (Gus A'ak), saat dihubungi NU Online, Senin (28/11/2022) malam.
Ia menggambarkan kondisi medan di lokasi bencana yang cukup menantang karena perbukitan. Cuaca akhir-akhir ini yang hampir setiap hari turun hujan juga menjadi kendala yang cukup berat untuk para relawan dalam menyalurkan bantuan.
Meski begitu, para relawan tetap menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Cianjur, sebagai amanah dari para donatur yang telah menitipkan hartanya melalui Gusdurian Peduli. Namun, fokus para relawan Gusdurian Peduli saat ini kepada warga di pengungsian yang terdekat dari pusat Cianjur.
"Untuk hari ini kita cari yang terdekat dulu, karena memang semua masih ke atas. Kita biasanya menunggu sampai dua minggu, baru kita sisir lagi semua tempat pengungsian kalau-kalau di situ masih ada penyintas yang belum mendapat bantuan atau kehabisan bantuan," ungkap Gus A'ak.
Gusdurian Peduli masih membuka donasi melalui laman Gusdurian Peduli Korban Gempa Cianjur. Hingga berita ini diturunkan, telah terkumpul uang senilai Rp18.734.457 dari target Rp100 juta dengan tenggat waktu hingga 22 hari ke depan.
Data Korban Jiwa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (28/11/2022) pukul 17.00 WIB mencatat, korban meninggal dunia bertambah menjadi 323 jiwa, setelah tim gabungan berhasil menemukan dua jenazah di Kecamatan Cijedil. Dengan begitu, warga yang masih dinyatakan hilang menjadi sembilan orang.
Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua