Habib Luthfi: Jangan Biarkan Perongrong Bangsa
NU Online · Senin, 18 Maret 2013 | 13:01 WIB
Jepara, NU Online
Habib Luthfi bin Ali bin Yahya yang menjadi inspektur upacara kebangsaan dan kirab merah putih di alun-alun Jepara, Sabtu (16/3) kemarin menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati.<>
Rais Am Jamiyyah Ahli Thariqah An-Nahdliyyah (Jatman) menyampaikan, sebagai bagian dari NKRI jangan sampai memberikan satu celah pun kepada pihak-pihak yang hendak merongrong keutuhan bangsa.
Menurutnya salah satu dari empat pilar bangsa yakni Pancasila merupakan kekuatan untuk memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa. “Apa yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila salah satunya merupakan ideologi untuk kekuatan agama masing-masing,” lanjutnya.
Kepada ribuan peserta upacara ia mengungkapkan, kirab merah putih dan upacara kebangsaan merupakan syiar Indonesia yang tidak didomplengi kepentingan politik tertentu.
“Kirab merah putih dan upacara kebangsaan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud cinta kita kepada tanah air tercinta,” sambung Habib Luthfi.
Upacara yang dimulai dengan kirab merah putih dari TMP Giri Dharma menuju alun-alun Jepara diikuti PNS, guru, pelajar, santri, ormas, TNI, Polri, dan Satpol PP. Juga pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda), pimpinan SKPD, serta pejabat Kodim dan Polres.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
6
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
Terkini
Lihat Semua