Jakarta, NU Online
Salah satu program yang dijalankan oleh Muslimat NU setiap tahun adalah Hari Sosial Nasional Muslimat (Harsosnas) yang digelar dari tingkat pusat sampai ranting.<>
Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Harsosnas biasa dilakukan setiap bulan Muharram. Tahun ini sudah ke-49. Muslimat dari tingkat pusat hingga ranting melakukan kegiatan sosial, yaitu santunan yatim piatu.
Dalam ada acara santunan yatim piatu dan pembukaan pengajian majelis taklim di Pusdiklat Muslimat, Pondok Cabe, Jakarta, Ahad (16/12), Khofifah mengatakan, pesan yang ingin disampaikan Muslimat dalam setiap kegiatan Harsosnas ini, adalah ajakan kepada semua masyarakat Indonesia yang mampu agar mau berbagi dengan sesama, terutama kepada orang yang kurang mampu.
“Intinya adalah kasalehan sosial. Jika orang kaya di negeri ini mau membantu yang lemah, tentu tidak banyak anak di negeri ini yang putus sekolah,” jelas Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pesan lain yang ingin disampaikan Muslimat dalam Harsosnas, adalah ajakan menjaga kerukunan antar warga bangsa. “Tanpa kerukunan, kita akan kesulitan membangun bangsa ini,” katanya.
Melalui Harsosnas, Muslimat juga mengajak kepada semua masyarakat Indonesia untuk saling menjaga tali silaturrahim. “Dengan bangunan komunikasi yang kuat, kita tak akan mudah dipecah belah,” katanya.
Sementara itu, pada kegiatan santunan yang digelar PP Muslimat ini, ratusan anak yatim piatu mendapat sejumlah uang dan peralatan sekolah. Dana untuk kegiatan ini didapat dari para donator, terutama dari pengurus PP Muslimat yang diberi kelapangan rezeki.
“Kegiatan sosial seperti ini selalu digelar Muslimat untuk membantu anak-anak Indonesia yang kurang mampu. Semoga ini semua membawa manfaat,” kata Ketua Bidang Sosial, Budaya dan Lingkungan Hidup PP Muslimat NU, Asna Nelly Wahid.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Sumber : PP Muslimat
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua