IPPNU Harus Manfaatkan Teknologi Digital
NU Online · Selasa, 3 Maret 2020 | 08:45 WIB
Hal itulah yang diingatkan oleh Ketua Majelis Alumni IPPNU Margaret Aliyatul Maimunah saat memberisambutan pada Tasyakkur Harlah ke-65 di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/3).
Margareth berpesan agar IPPNU jangan sampai tertinggal oleh perkembangan zaman. "Sudah memasuki era Industri 4.0 ditandai dengan kecanggihan teknologi luar biasa. IPPNU nggak boleh ketinggalan zaman," katanya.
Artinya, Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU 2009-2012 itu mengatakan perlunya pemanfaatan teknologi sebagai sebuah piranti pendukung dalam mengembangkan potensi kader. "IPPNU memanfaatkan teknologi untuk hal positif, mendukung edukasi, kreatifitas pelajar," ujarnya.
Di samping itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu juga menyampaikan bahwa dunia teknologi juga ada yang menggunakannya sebagai alat untuk melancarkan kejahatan, tak terkecuali kekerasan seksual. "IPPNU harus mengawal jangan sampai terlibat atau menjadi pelaku dan korban kasus kejahatan siber," ujarnya.
Beberapa waktu laku, lanjut dia, kekerasan seksual sudah terjadi di dunia maya. Bahkan, pelakunya merupakan seorang tahanan. Tak tanggung-tanggung, 30 anak perempuan menjadi korban. "Ini harus menjadi perhatian dari organisasi IPPNU hari ini," katanya.
Di situ, peran IPPNU dalam memberikan advokasi kepelajaran sangat dibutuhkan. Karenanya, ia menegaskan bahwa IPPNU bukan sekadar baju yang melekat dalam tubuh. Akan tetapi, ruh pelajar menjadi spirit organisasi.
"Mekar seribu bunga di taman mekar cintaku pada ikatan akan terbentuknya kader IPPNU berkualitas berakhlakul karimah dan berdaya saing bisa terwujud," pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamid KH Lukman Hakim Hamid, Ketua Lembaga Pendidikan Maarif Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Zainal Arifin Junaidi, dan pengurus Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU).
Pewarta: Syakir NF
Editor: Musthofa Asrori
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua