Jamaah Haji Diimbau Bawa Barang Sesuai Aturan untuk Perlancar Proses di Bandara
NU Online · Kamis, 1 Mei 2025 | 11:30 WIB
Madinah, NU Online
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jamaah agar mematuhi aturan barang bawaan dalam penerbangan. Hal ini penting sebagai upaya untuk memperlancar proses ibadah haji.
“Kalau barang bawaan jamaah sudah sesuai aturan, proses layanan bisa lebih cepat dan nyaman bagi semua pihak,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir di Bandara Amir Mohammad bin Abdulaziz (AMMA) Madinah, Rabu (30/4/2025).
Terlebih pada hari pertama, katanya, terdapat sebanyak 17 kloter dijadwalkan tiba. Dengan padatnya jadwal, kelancaran layanan sangat bergantung pada kesiapan petugas dan kepatuhan jamaah terhadap aturan yang telah ditetapkan.
Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya kerja sama jamaah untuk memastikan proses kedatangan berjalan lancar. Dalam hal ini, kepatuhan dalam membawa barang sesuai aturan menjadi salah satu kunci.
Selain itu, jamaah juga diminta memperhatikan perbedaan barang yang boleh dibawa ke kabin dan yang harus masuk bagasi. Hal ini juga penting dalam memperlancar proses di bandara.
Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan agar jamaah tidak membawa barang-barang terlarang. Hal demikian tentu dapat memperlambat proses pelayanan di bandara.
“Obat-obatan tanpa resep, rokok dalam jumlah banyak, serta makanan yang dibungkus berlebihan bisa memicu pemeriksaan tambahan dari pihak bandara Arab Saudi. Ini akan mengganggu kelancaran pelayanan,” ujar Basir.
Barang bawaan lain yang juga perlu diperhatikan kemasannya adalah makanan. Sebab, pengemasan yang berlebih justru menimbulkan kecurigaan di pihak petugas bandara.
“Kami minta makanan dibungkus sewajarnya saja. Jangan sampai karena bungkus terlalu rapat pakai lakban, justru menimbulkan kecurigaan petugas bandara,” tambah Basir.
Peringatan ini disampaikan menjelang kedatangan kloter pertama jamaah haji Indonesia di Bandara Madinah pada 2 Mei mendatang. Mulai Kamis (1/5/2025) hari ini, mereka menempati asrama untuk diberangkatkan pada esoknya.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua