Jokowi Sebut Pandemi Akan Berakhir, Satgas Covid-19 NU: Virus Covid-19 Tetap Ada
NU Online · Senin, 3 Oktober 2022 | 18:00 WIB
Syifa Arrahmah
Penulis
Jakarta, NU Online
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal kemungkinan pandemi Covid-19 berakhir dalam waktu dekat. Kemungkinan itu dikatakan Presiden Jokowi dalam siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/10/2022).
“Pandemi memang sudah mulai mereda. Mungkin sebentar lagi juga akan kita nyatakan pandemi sudah berakhir," kata Presiden Jokowi.
Menanggapi hal itu, Ketua Satgas Covid-19 Nahdlatul Ulama dr Makky Zamzami mengatakan, meskipun pandemi dinyatakan berakhir, namun virus SARS-Cov-2 atau Covid-19 akan tetap ada.
“Pandemi berakhir itu bukan berarti penyakitnya tidak ada, penyakit tetap ada namun bisa dikendalikan,” kata Makky, kepada NU Online, Senin (3/10/2022).
Bagi dia, kata akhir dari pandemi lebih tepat diartikan sebagai pandemi Covid-19 sudah tidak lagi menjadi perhatian utama banyak pihak atau masyarakat secara luas. Covid-19 tersebut pada kenyataannya masih tetap ada dan transmisinya masih terjadi secara global sehingga akan tetap berlangsung.
“Karena ada pandemi atau enggak itu masalahnya adalah indikator yang bisa kita kendalikan angka kematian maupun angka penularan,” terangnya.
Dalam konteks pengendalian, jelas dia, cakupan vaksinasi menjadi strategi utama di samping tetap menjaga protokol kesehatan. “Nah, dalam beberapa hal selain pengendalian, yang menjadi strategi utama adalah vaksinasi dan tetap menjalankan protokol kesehatan,” jelas dia.
Soal tanda-tanda berakhirnya pandemi menurutnya memang semakin mendekati kenyataan. Penyakit tidak lagi menimbulkan orang sakit dan tidak membebani sistem kesehatan sehingga pada akhirnya tidak terlalu menjadi masalah.
“Itu bisa dilihat dari indikator cakupan vaksinasi. Gejala Covid-19 pada seseorang yang sudah mendapatkan vaksin tentu tidak akan sama dengan yang belum divaksinasi. Artinya lebih ringan dibanding yang belum vaksin,” tutur dr Makky.
“Jadi, potensi orang terkena pasti tetap ada, namun gejalanya tidak terlalu berat,” sambung dia.
Sebagai informasi, hari ini, Indonesia mencatat 1.134 kasus baru Covid-19. Seiring itu, terdapat kasus sembuh sebanyak 2.263 dan 11 pasien meninggal dunia akibat Covid-19. Total kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia hingga hari ini ada sebanyak 6.435.719 kasus.
Pewarta: Syifa Arrahmah
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua