Kandidat Peraih “KH A Wahab Chasbullah Award” Mengerucut
NU Online · Selasa, 19 Agustus 2014 | 08:02 WIB
Jombang, NU Online
Nama peraih penghargaan KH Abdul Wahab Chasbullah Award, akan ditentukan pada pekan ini. Dewan juri yang terdiri atas unsur keluarga, PWNU Jatim, dan kalangan pers kini tengah menyeleksi sejumlah nama yang masuk dan akan mengumumkan keputusannya di akhir Agustus.
<>
“Partisipasi masyarakat demikian tinggi saat kesempatan mengusulkan mendapat penghargaan KH A Wahab Chasbullah Award dibuka secara umum,” kata H Mujtahidur Ridho yang biasa disapa Gus Edo kepada NU Online, Ahad (17/8) malam.
Sejumlah nama dengan latar belakang lokasi dan profesi diusulkan berbagai kalangan. “Ada yang dari Jawa Timur, Jawa Tengah hingga luar Jawa,” kata Gus Edo.
Peraih KH A Wahab Chasbullah Award berhak menyandang predikat pelopor pendidikan, kewirausahaan, serta pegiat jam’iyah NU. Sejumlah nama peraih penghargaan akan diumumkan secara terbuka dan diundang pada puncak haul Kiai Wahab, 6 September di pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
“Dan berikutnya, profil masing-masing peraih penghargaan akan dimunculkan di panggung kehormatan berikut kiprah mereka sehingga layak memperoleh penghargaan,” terangnya.
Kepada sejumlah kalangan yang telah berpartisipasi memasukkan nama untuk mendapatkan anugerah KH A Wahab Chasbullah Award, Gus Edo mengucapkan terima kasih. “Pastikan bila ternyata belum terpilih pada tahun ini, juga bisa diusulkan kembali di tahun berikutnya,” katanya.
Pihak keluarga juga tengah berpikir untuk menambah kategori penghargaan untuk tahun mendatang dari yang sudah ada di tahun ini. “Tentunya hal ini butuh pertimbangan dan masukan dari banyak kalangan,” ungkapnya.
Terlepas dari itu semua, keberadaan KH Abdul Wahab Chasbullah Award diharapkan akan memberikan apresiasi yang memadai bagi sejumlah kiprah para aktivis di berbagai daerah.
“Tidak sedikit yang berkhidmat tanpa pamrih,” katanya. Sehingga, penghargaan yang diberikan sebenarnya hanya menegaskan bahwa kiprah para orang terpilih itu sangat nyata di masyarakat, pungkasnya. (Syaifullah/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua