Ketua DPR Sampaikan Permintaan Maaf, Akui Kinerja Anggota Dewan Belum Sempurna
NU Online · Kamis, 2 Oktober 2025 | 14:30 WIB
M Fathur Rohman
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kinerja parlemen yang menurutnya masih belum sepenuhnya sempurna.
Hal itu ia sampaikan pada akhir pidato Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024–2025 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
"Dengan penuh kerendahan hati, atas nama seluruh anggota dan Pimpinan DPR RI, kami meminta maaf kepada rakyat Indonesia apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat secara sempurna," ujar Puan.
Dalam kesempatan tersebut, Puan menegaskan bahwa kritik publik akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus dorongan untuk melakukan perbaikan ke depan.
"Dan bertransformasi lebih baik dalam memenuhi amanat rakyat," lanjutnya.
Ia menekankan, perubahan di lembaga legislatif hanya mungkin terwujud jika seluruh anggota DPR dari berbagai fraksi ikut terlibat aktif. Menurutnya, kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci agar transformasi berjalan nyata.
"Kita sendirilah yang melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik, bukan orang lain," kata Puan.
Puan menambahkan, keberhasilan DPR tidak cukup hanya dengan merumuskan visi, melainkan harus diwujudkan dalam langkah konkret yang dijalankan bersama-sama.
Baca Juga
Merampok Anggota DPR
"Visi tanpa aksi hanyalah mimpi, tetapi aksi bersama dengan visi yang jelas akan membawa kebaikan bagi semua," tambahnya.
Puan juga menekankan pentingnya keberanian anggota parlemen untuk menerima kritik. Menurutnya, DPR harus terus meningkatkan dedikasi agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
"Sudah selayaknya sebagai wakil rakyat, kita yang harus lebih sibuk membicarakan rakyat, bukan rakyat yang sibuk membicarakan kita, apalagi kalau kita sibuk membicarakan diri kita sendiri," pungkasnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 2 Nikmat Allah yang Sering dilupakan
2
Khutbah Jumat: Memahami 4 Tingkatkan Rezeki
3
Khutbah Jumat: Jika Bisa Dibuat Mudah, Kenapa Dipersulit?
4
Insentif Guru dan Tendik Non-ASN Madrasah 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
5
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
6
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
Terkini
Lihat Semua