Jakarta, NU Online
Kartika Laras Panduhati, Ketua Pimpinan Cabang IPPNU Jakarta Barat mengklarifikasi terkait pemberitaan sejumlah media online belakangan ini yang mengaitkan dirinya dengan sebuah partai politik.
<>
“Saya secara pribadi maupun organisasi sama sekali tidak pernah menjadi anggota ataupun pengurus partai yang belakangan ini ramai dibicarakan" kata Kartika kepada NU Online per telepon, Kamis (7/2) sore.
Kartika menolak pemberitaan yang tengah ramai mengenai dirinya. Ia menyatakan dengan jelas dan tegas bahwa pemberitaan sejumlah media online itu sama sekali tidak benar.
Kartika menilai kebenaran pemberitaan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan menurut pengakuannya, ia tidak mengerti apapun seputar dinamika internal partai tersebut.
"Mengenal seorang kader di partai tersebut, bukan berarti saya termasuk bagian dari kader partai itu," tambahnya.
Di ujung percakapan, Kartika meminta maaf secara terbuka kepada Ketua Umum PP IPPNU dan seluruh kader IPPNU atas kegaduhan berita terkait dirinya. “Semoga klarifikasi ini bisa menjernihkan kabar berita tentang perihal terkait," tegasnya.
"IPPNU adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat kepelajaran bukan kepartaian, diatur dalam anggaran rumah tangga IPPNU dan kami akan menulusuri kebenaran berita itu," kata Ketua Bidang Keorganisasian PP IPPNU Dewi Candra Nur Imamah kepada NU Online di ruang sekretariat PP IPPNU, kantor PBNU lantai enam, Jakarta Pusat.
Ia menambahkan, Kartika juga sudah menghubungi Ketua Umum PP IPPNU untuk mengklarifikasi bahwa berita yang mengkaitkan dirinya dengan salah satu partai tersebut tidak benar.
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua