Ketua Umum PB PMII Tak Sepakat PMII Jadi Banom NU
NU Online · Jumat, 30 Mei 2014 | 16:02 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Addin Jauharudin menyayangkan sikap dan peryataan para pemimpin NU yang menghendaki PMII kembali menjadi Badan Otonom (Banom) NU, namun tidak pernah ikut terlibat dan turun tangan dalam setiap kerja-kerja bersama PMII.
<>
“PMII dan NU merupakan organisasi yang sejajar dan saling memperkuat satu sama lain. Bukan saling melemahkan dan menjadikan PMII sebagai underbow NU,” kata Addin di Jakarta, Jumat (30/5).
Dia menegaskan, ada banyak pertimbangan PMII menyatakan independen dari NU pada tahun 1972. Salah satunya karena NU menjadi partai politik, sehingga PMII tidak leluasa dalam melakukan perjuangan sesuai dengan idealisme dan kreatifitas mahasiswa dan pemuda.
“PMII memang dilahirkan dari rahim NU, di saat NU menjadi partai politik,” ujarnya.
Namun, menurutnya, deklarasi independen tersebut sejatinya bukan berarti independen dalam arti sepenuhnya. Sebab, pada awal tahun 1990-an PMII kembali menegaskan bahwa independensi PMII hanya secara organisatoris.
“Selebihnya PMII-NU merupakan satu kesatuan dalam pengamalan dan perjuangan menegakkan Islam yang ramah dan toleran, Islam rahmatan lil alamin dan berhaluan Ahlusunnah wal Jamaah. Baik secara kultur, pendidikan, pandangan kebangsaan, kenegaraan dan sebagainya,” tandasnya.
Bahkan, sambung Addin, dalam proses kaderisasi bisa dikatakan PMII selangkah lebih maju daripada NU. “PMII lebih terbuka dan adaptatif bahkan senantiasa melakukan proses dialektika terhadap berbagai perkembangan budaya dan pemikiran yang ada,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyampaikan imbauan agar PMII kembali ke pangkuan NU dengan kembali menjadi Banom NU.
“Independensi (PMII) itu kan saat NU menjadi Partai Politik, sekarang kan NU bukan Parpol. Maka kembalilah,” kata Kiai Said di Jakarta, Kamis (29/5).
Imbauan itu disampaikan Kiai Said menjelang Kongres PMII XVIII, yang dibuka pada Jumat hari ini 30 Mei 2014 di Gedung Olahraga Kota Baru Jambi, dan bakal berlangsung hingga 7 Juni 2014 di Asrama Haji Jambi. (Abdul Hady/Mahbib)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua