Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) menyelenggarakan diskusi Rancangan Undang-Undang (RUU) Keuangan Haji dan RUU Badan Haji di Gedung PBNU Lantai 8, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).
<>
Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi dan Sekretaris Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Cepi Supriatna hadir sebagai pembicara. Turut berpartisipasi Ketua PP LDNU KH Zakky Mubarak, sejumlah pengurus KBIH, para dai, dan masyarakat umum.
Dalam kesempatan ini, Zakky mendukung upaya perbaikan penyelenggaraan haji yang selama ini belum maksimal. Menurut dia, di lapangan masih banyak kasus pemerasan dana terhadap jamaah. Termasuk, penyediaan fasilitas dan profesionalitas petugas haji yang perlu ditingkatkan.
Padahal, menurut Zakky, jamaah haji tak semua dari kalangan menengah ke atas. Sebagian dari golongan ekonomi lemah, melalui proses pengumpulan dana yang sangat berat. Sehingga, katanya, sungguh zalim jika penyelenggara haji tega mengambil keuntungan di tengah kondisi sulit ini.
”Semoga diskusi ini memberi sumbangan bagi pengelolaan ibadah haji ke depan,” ujarnya.
Cepi mengatakan, RUU tentang haji ini masih dalam proses penggodokan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), dan Kementerian Agama (Kemenag). Pihaknya menunggu hasil dari proses ini.
Menurut Cepi, Ditjen PHU Kemenag di bawah pimpinan Angito Abimanyu memang berinisiatif memisahkan pengelolaan keuangan haji dari Kemenag. Namun, untuk badan haji hingga kini belum ada rencana.
Penulis: Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua