Link Pendaftaran Kompetisi Robotik Madrasah, Dibuka hingga 25 Oktober 2025
NU Online · Senin, 22 September 2025 | 07:00 WIB
Jakarta, NU Online
Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali menggelar Kompetisi Robotik atau Madrasah (Madrasah Robotic Competition (MRC). Tahun ini, MRC mengusung tema Robotic Technology for a Green Future.
Kompetisi ini terbuka bagi siswa MI, MTs, dan MA, baik negeri maupun swasta. Mereka ditantang untuk menampilkan inovasi teknologi robotik yang mendukung kelestarian lingkungan. Pendaftaran dibuka dari 16 September - 25 Oktober 2025. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman madrasah.kemenag.go.id/mrc2025.
Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khadijah menyampaikan bahwa MRC 2025 bukan sekadar lomba, melainkan wadah bagi generasi muda madrasah untuk berkarya menghadirkan solusi teknologi yang ramah lingkungan.
"Saatnya siswa madrasah menunjukkan ide, kreativitas, dan solusi terbaiknya demi masa depan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Nyayu Khadijah di Jakarta, Ahad (21/9/2025) dilansir laman Kemenag.
Ia menegaskan, kompetisi ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus laboratorium inovasi bagi siswa madrasah untuk mengembangkan Science, Technology, Engineering, Art, and Math (STEAM) yang terintegrasi dengan nilai-nilai kepedulian.
"Melalui MRC 2025, kita ingin menumbuhkan generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam sains dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan," tambahnya.
MRC 2025 terdiri atas dua kategori, yakni Robot Karya Inovasi untuk jenjang MTs dan MA, serta Mobile Robot Labirin untuk jenjang MI, MTs, dan MA. MRC 2025 memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, lengkap dengan sertifikat serta peralatan robotika bagi para juara.
"Grand final akan digelar di Jakarta, 31 Oktober-1 November 2025," tandasnya.
Terpopuler
1
2.500 Alumni Ikuti Silatnas Iktasa di Istiqlal Jakarta, Teguhkan 3 Fungsi Utama Pesantren
2
Akademisi Soroti Gejala Pembusukan Demokrasi yang Kian Sistematis Sejak Era Jokowi ke Prabowo
3
War Haji, Jalan Pintas yang Berpotensi Sengketa
4
MBG dan Larangan Pemborosan dalam Islam
5
Savic Ali Kritik Arah Kebijakan Pemerintah yang Sentralistik, Jauh dari Kepentingan Rakyat Kecil
6
Ketua Umum PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harap Berlangsung Permanen
Terkini
Lihat Semua