Mahasiswa Islam Harus Bisa Baca Kitab Kuning
NU Online · Kamis, 22 Januari 2015 | 00:01 WIB
Jember, NU Online
Kitab kuning merupakan referensi yang penting bagi sumber hukum Islam, sehingga mau tidak mau kitab kuning harus dipelajari dan dikuasai. Semakin lama, orang yang bisa membaca dan memahami kitab kuning semakin langka.
<>
Demikian ditegaskan dosen pembimbing Lembaga Kajian Kitab Kuning Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember Abdul Haris. “Mahasiswa IAIN identik dengan ilmu agama, maka bisa membaca kitab kuning adalah suatu keharusan,” paparnya kepada NU Online di IAIN Jember, Rabu (21/1).
Kirim Mahasiswa ke Pesantren
Karena itu, dalam rangka mencetak mahasiswa yang handal di bidang ilmu agama, IAIN Jember menggelar kegiatan “IAIN Jember Membaca Kitab Kuning”. Kegiatan tersebut merupakan salah satu dari program Lembaga Kajian Kitab Kuning di kampus setempat.
Haris menambahkan, selain persoalan krisis penguasaan ilmu agama, dewasa ini mental generasi muda, termasuk mahasiswa, sedang tergerus. Buktinya, dalam berbagai kasus amoral, pelakunya ternyata melibatkan mahasiswa. “Makanya dengan program tersebut kita juga ingin agar mahasiswa peserta juga bertambah bagus akhlaqnya,” jelasnya.
Anggota Lembaga Bathsul Masail PCNU Jember itu mengungkapkan, untuk tahap pertama pihaknya akan mengirimkan 60 mahasiswa IAIN Jember untuk “nyantri” di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Wirowongso. Mereka akan mengikuti bimbingan membaca ktiab kuning dan pembinaan mental di pesantren yang diasuh KH. Bahrullah Azis itu.
“Sambil mengisi liburan akhir semester. Pesertanya diutamakan bagi yang belum pernah mondok. Mereka belajar dasar-dasar membaca kitab kuning, dan tentu saja pembinaan mental,” ucapnya. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)
Terpopuler
1
Kader NasDem Demo, Redaksi Tempo Tegaskan Pemberitaan Sesuai Kode Etik
2
Savic Ali Kritik Arah Kebijakan Pemerintah yang Sentralistik, Jauh dari Kepentingan Rakyat Kecil
3
UI Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual yang Libatkan 16 Mahasiswa Fakultas Hukum
4
Tanya Jawab Imam Asy’ari dan Kalangan Muktazilah soal Siksa Kubur
5
Bahaya Tidur Berlebihan: 8 Dampak Buruk bagi Kesehatan Menurut Imam Munawi
6
Perundingan AS-Iran Gagal, Ketum PBNU dan Paus Leo XIV Ajak Seluruh Umat Wujudkan Perdamaian
Terkini
Lihat Semua