Cirebon, NU Online
Meski pelaksanaanya di pesantren namun pelayanan peserta sangat memuaskan sebagaimana di perhotelan besar. Hal ini terlihat dalam setiap penginapan, panitia munas menyiapkan petugas "pelayan" untuk melayani para peserta.
<>
Dengan berseragam batik khusus, para pelayan yang semuanya santri pondok Pesantren Kempek ini bertugas membersihkan setiap kamar penginapan. Bukan hanya itu, sandal atau sepatu yang di luar serta kasur dan pakaian penghuni penginapan selalu dirapikan setiap waktu.
Salah seorang pelayan Ahmad Dhohirin mengatakan para pelayan ini berjumlah 90 orang yang dilatih secara khusus untuk melayani kebutuhan peserta dab membersihkan ruang kelas yang dijadikan penginapan.
"Semula kami canggung dan khawatir repot, tetapi setelah tmelihat semaraknya kegiatan ini kami termotivasi menjadi office boy," katanya kepada NU Online Ahad, (15/9).
Ia menerangkan setiap kamar terdapat dua orang OBCS yang secara bergiliran shift pagi dan malam.
"Kami selalu siap membersihkan kotoran dan merapikan kamar yang terlihat berserakan setiap saat,"kata santri asal bulak kambak Brebes Jawa Tengah ini.
Meski sebagai pelayan Dhohirin merasa senang dan bangga bisa berpartisipasi mensukseskan munas dan Konbes NU ini.
"Apalagi pesertanya semuanya para ulama NU, saya lebih berbangga sekaligus ngalap berkahnya mas," katanya tanpa menyesal.
Atas peran para santri ini, para peserta sangat mengapresiasi. Salah seorang peserta asal PWNU Jawa Barat mengatakan pelayanannya seperti di hotel berbintang.
"Sungguh luar biasa pelayanan santri pesantren kempek. Kita dilayani layaknya di hotel berbintang sembilan,"kata wakil ketua PWNU Jabar Rosihan Anwar ketika dimintai kesannya.
Penulis: Qomarul Adib
Terpopuler
1
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
6
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
Terkini
Lihat Semua