Demak, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak menggelar open tournament catur cepat non master. Lomba ini diselenggarakan di Gedung Ikatan Haji Muslimat (IHM) Demak Kota, Ahad (17/3). Lomba dibuka oleh Ketua PCNU Demak KH Musadad Syarief.<>
Dalam pidato pembukaannya, Musada menyatakan, catur adalah olah raga yang sangat akrab bagi masyarakat pesantren. Catur merupakan olah raga yang digemari para santri maupun kiai pengasuh pondok pesantren.
“Dulu kalau habis imtihan (tes) untuk mengisi liburan, para santri menjalankan kegiatan catur. Bahkan sebagian dilombakan di pesantrennya masing masing,” tutur Musadad.
Lebih lanjut, Musadad menambahkan, selain sebagai permainan olahraga catur merupakan sarana mengasah otak karena di dalamnya terjadi upaya mengatur setrategi agar tidak dikalahkan oleh lawan. Karena itu, tidak heran bila kiai yang pandai mengajar kitab kuning, juga lihai dalam bermain catur.
Sementara itu Rais Syuriyah PCNU Demak KH Alawy Mas’udi, selesai mengikuti pertandingan pembuka sebagai peserta kehormatan mengatakan, menurut syari’ah catur adalah mubah hukumnya.
“Dalam syariah, catur itu mubah karena efeknya mencerdaskan otak pemainnya, kalau dalam bermain tidak ada perjudian, maka diperbolehkan,” papar kiai Alawy.
Namun demikian kiai Alawi mengingatkan agar jangan sampai melupakan segalanya. "Jangan sampai karena catur lalu kewajiban sehari-hari terabaikan."
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Shiddiq Sugiarto
Terpopuler
1
Jalur Banda Aceh-Medan Macet Panjang, Ansor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
2
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
3
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi
4
DPR Ingatkan Mutu Pendidikan di Tengah Wacana PJJ untuk Efisiensi Energi
5
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
6
Ribuan Paket Bantuan NU untuk Warga Palestina pada Ramadhan 1447 H
Terkini
Lihat Semua