NU DIY Terima Kunjungan Sembilan Cendekiawan Afganistan
NU Online · Rabu, 12 November 2014 | 04:03 WIB
Yogyakarta, NU Online
Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU) kembali menerima kunjungan tamu dari luar negeri. Selasa (11/11), giliran para guru besar yang mengajar di beberapa universitas di Afganistan bertandang ke kantor PWNU DIY.
<>
Para dosen yang berjumlah sembilan orang itu disambut pengurus PWNU DIY, antara lain Sahiron Syamsuddin, Mukhtar Salim, Faturrachman dan Suharto Juwaini, di kantor yang beralamat di Jalan MT Haryono No. 40-42 Yogyakarta.
Sahiron Syamsuddin menyebutkan, kedatangan mereka adalah dalam rangka mengenal perkembangan Islam di Indonesia dari Nahdlatul Ulama (NU). Mereka menanyakan seputar sejarah dan perkembangan NU, termasuk soal hubungan NU dengan ormas lain.
"Banyak pertanyaan yang diajukan kepada kami. Tapi saya tegaskan, NU adalah organisasi Islam moderat yang rahmatan lil 'alamin. NU tidak membenarkan tindakan-tindakan radikal," tutur Sahiron seusai pertemuan.
Ia juga menambahkan, NU tidak memiliki hubungan dengan organisasi-organisasi Islam di luar negeri, seperti Wahabi, Ikhwanul Muslimun atau yang lainnya. "Dengan adanya kunjungan seperti ini NU bisa memberikan pemahaman Islam yang damai dan moderat ala NU," katanya. (Suhendra/Mahbib)
Ilustrasi: Dua ulama Afganistan saat bersilaturrahmi ke kantor PBNU Jakarta
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua