PBNU Apresiasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020
NU Online · Jumat, 11 Desember 2020 | 07:30 WIB
Aru Lego Triono
Kontributor
Jakarta, NU Online
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di 270 daerah telah berlangsung dan dilaksanakan pada Rabu (9/12) lalu. Beberapa hal mendapat perhatian dari beberapa pihak terkait pelaksanaan Pilkada yang pada tahun ini diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pun mencermati pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ini dan mengeluarkan pernyataan resmi untuk diperhatikan berbagai pihak. Pernyataan resmi ini dikeluarkan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekretaris Jenderal PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini.
Terdapat empat poin penting dari pernyataan resmi yang dikeluarkan PBNU. Pertama, mengapresiasi pelaksanaan Pilkada yang berjalan dengan aman dan lancar. Pilkada yang menjunjung tinggi keamanan merupakan tradisi yang sangat baik dan menjamin tumbuh kembangnya demokratisasi.
“Kedua, mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat mulai dari penyelenggaraan dan juga pemilih yang telah berusaha semaksimal mungkin menjaga protokol kesehatan pandemi Covid-19,” demikian poin kedua pernyataan resmi PBNU yang diterbitkan, Jumat (11/12).
Ditegaskan pula, PBNU optimis bahwa pandemi Covid-19 akan segera berakhir. Sementara itu, PBNU juga memandang bahwa disiplin dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku adalah bagian dari ikhtiar untuk mengakhirkan pandemi Covid-19 ini.
Ketiga, PBNU mengajak kepada semua pihak untuk menjaga situasi. Selain itu, diharapkan pula agar jangan sampai gaduh dan tetap menghormati hasil Pilkada yang masih dalam proses penghitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Terakhir, PBNU meminta masyarakat agar tidak melakukan konvoi, arak-arakan, dan pesta kemenangan yang melibatkan banyak orang. Di tengah pandemi Covid-19 ini, PBNU senantiasa mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
2
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil Calon Manajer KDMP
5
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
6
Nikah Batin: Pernikahan yang Tidak Pernah Dikenal Syariat Islam
Terkini
Lihat Semua