Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara Beasiswa PBNU-Maroko 2026, Cek di Sini
NU Online · Rabu, 18 Maret 2026 | 22:45 WIB
Jakarta, NU Online
Panitia Seleksi Program Beasiswa Ta’lim ‘Atiq Maroko yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) telah menyelesaikan tahapan seleksi wawancara tahap pertama.
Seleksi tahap awal tersebut diikuti oleh 101 peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi, dari total pelamar yang berasal dari 325 pesantren di berbagai daerah di Indonesia.
Hasil kelulusan peserta pada tahap ini ditetapkan melalui Surat Keputusan RMI PBNU Nomor: 139/PB.04/A.II.01.70/9/03/2026 yang ditandatangani oleh Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev dan Sekretaris RMI PBNU H Ulun Nuha.
Ketua RMI PBNU KH Hodri Ariev menyatakan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan dengan mengedepankan kemampuan peserta.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi ini kita laksanakan secara objektif, dan semua proses kita laksanakan secara transparan. Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf selalu mengingatkan agar penerimaan beasiswa betul-betul didasarkan pada kemampuan santri, bukan karena faktor lain." ujarnya kepada NU Online, Rabu (18/3/2026).
Sekretaris RMI PBNU H Ulun Nuha menambahkan bahwa program beasiswa ini memiliki segmentasi khusus yang menyasar kalangan santri dari lingkungan pesantren Nahdlatul Ulama.
"Perlu juga diketahui bahwa program beasiswa kerja sama PBNU dengan Kerajaan Maroko ini memang dikhususkan pada santri-santri NU, yang nyantri di pesantren-pesantren NU. Karena itu, seleksi berkas administrasi di antaranya memang didasarkan pada dua kriteria ini," tambah Ulun.
Pelaksanaan seleksi wawancara tahap pertama dilakukan secara daring pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dari keseluruhan peserta, panitia menetapkan 40 peserta terbaik dengan nilai tertinggi untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, serta 10 peserta sebagai cadangan.
Peserta yang dinyatakan lolos berhak mengikuti tahapan lanjutan berupa proses pemberkasan dan program inkubasi. Program inkubasi ini direncanakan berlangsung pada Juni 2026 dan bertujuan untuk mempersiapkan peserta menghadapi ujian muqabalah yang akan dilaksanakan oleh pihak Wizarotul Awqaf Maroko.
Selama mengikuti program inkubasi, para peserta tidak akan dibebani biaya apa pun, seluruh kebutuhan pembinaan ditanggung oleh PBNU. Program ini diharapkan meningkatkan kesiapan akademik, bahasa, dan mental para peserta sebelum menghadapi seleksi akhir.
Melalui Panitia Seleksi, RMI PBNU juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi serta mengucapkan selamat kepada mereka yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya.
Berikut daftar nama-nama peserta yang dinyatakan lolos seleksi beasiswa tahap 1 beasiswa PBNU-Maroko 2026. Unduh berkas pengumuman peserta lolos seleksi wawancara tahap 1 beasiswa PBNU-Maroko 2026 klik di sini.​
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua