Peserta Munas-Konbes: Terima Kasih, Kempek!
NU Online · Rabu, 19 September 2012 | 08:22 WIB
Cirebon, NU Online
Para peserta Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2012, mengucapkan terima kasih kepada pesantren Kempek yang menjadi sohibul bait. Peserta menilai Kempek sukses menyelenggarakannya.<>
A. Hasyim Asy’ari, salah seorang peserta Munas dari PWNU Jawa Barat mengapresiasi positif terhadap pelayanan panitia Munas-Konbes Kempek.
“Saya sangat mengapresiasi panitia. Mulai dari ikromud dluyuf (menghormati tamu). Kemudian fasilitasnya terintegrasi. Tempat istirahat peserta sangat bagus dan layak. Tidak jauh ke ruang rapat dan tempat makan. Kalaupun ada yang jauh, panitia menyediakan kendaraan,” ungkapnya.
Ia juga menilai kebersihan lokasi sangat terjaga, mulai dari toilet dan halaman. “Juga kalau ada kebutuhan-kebutuhan kecil, para santri cepat tanggap membantu,” tambah Wakil Katib Syuriyah PWNU Jawa Barat tersebut.
Lebih jauh, ia menilai Munas adalah ajang silaturahim yang sangat mahal harganya. “Saya bisa bertemu dengan teman-teman yang sudah lama, ketika di sekolah dan pesantren.”
Ketua PWNU Sulawesi Utara H Halil Domu, juga mengapresiasi positif terhadap panitia dan pesantren Kempek.
“Setiap sesuatu yang kita lakukan, ada kurang dan lebihnya. Untuk Munas dan Konbes kali ini, positifnya lebih banyak,” ujarnya.
Halil menilai, dari segi pelayanan dan tempat sangat memadai, “Pelayanan konsumsi malah sangat berlebihan, menurut saya. Sanitasi juga bagus,” tambahnya.
KH Muhammad Rasyid, Ketua PWNU Kalimantan Timur terkesan dengan keramahan para santri Kempek.
“Kita bisa bertemu santri-santri yang sopan-sopan dan ramah-ramah yang tidak mungkin kita temukan di hotel di kota-kota,” tambahnya.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
2
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
3
Kemenhaj Buka Lowongan Maganghub bagi Lulusan S1, Pendaftaran hingga 4 November
4
Perjuangan dan Dedikasi Nyai Shinta Nuriyah: Dari Sahur Bersama hingga Kesetaraan Gender
5
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
6
Innalillahi, Ketua Pertama Lakpesdam NU Abdullah Syarwani Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua