Gresik, NU Online
Rukyatul hilal penentuan awal bulan Rajab 1434 H pada Jum’at (10/5) sore bertepatan dengan 29 Jumadil Akhir di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik tidak berhasil melihat hilal. Posisi hilal sebenarnya sudah layak dirukyat (imkanurrukyat) namun pengamatan hilal terhalang awan.<>
Dari markaz perhitungan Condrodipo Gresik, seperti dalam data hisab metode Irsyadul Murid yang dihitung oleh Ibnu Zahid Abdo el-Moeid, umur hilal sudah mencapai 09:48:54. Sementara tinggi hilal pada saat dilakukan pengamatan mencapai 03018’ 08,38”.
Rukyat diawali dengan istighotsah dan tahlil yang dipimpin oleh KH Taufiqurrahman. Rukyat awal Rajab kali ini sangat istimewa karena diikuti oleh para kiai dan ahli hisab dari berbagai daerah yang mengikuti kegiatan Penyerasian Almanak Tingkat Nasional Lajnah Falakiyah PBNU di Gresik.
Proses rukyat dipandu oleh Abdo el-Moeid, pengurus Lajnah Falakiyah Gresik, bersama H. Ahmad Izzuddin, Kasubdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat yang juga mengikuti rukyat di bukit Condrodipo yang berada pada ketinggian 120 meter di atas permukaan air laut.
Pada sekitar pukul 17.40 WIB saat hilal sudah tenggelam (ghurub) rukyat di Balai Rukyat Condrodipo itu Gresik. Sebenarnya di tengah pelaksanaan rukyat ada yang mengaku melihat hilal, namun setelah diverifikasi dengan gambar yang diambil persekian detik oleh kamera teleskop sama sekali tidak ditemukan hilal. Posisi ufuk barat memang sangat gelap karena tertutup awan.
Hingga berita ini ditulis pada Jum’at malam, belum ada satu laporan pun yang mengatakan telah berhasil melihat hilal. Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri yang mengikuti rukyatul hilal di Condrodipo Gresik itu mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan pengamatan hilal di titik rukyat yang lain.
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua