Seorang Pendeta di Jerman, Doakan Gus Dur Tiap Minggu
NU Online Ā· Selasa, 22 April 2014 | 06:01 WIB
Yogyakarta, NU Online
Di Jerman ada salah satu pendeta yang setiap minggu mendoakan Gus Dur. Pendeta itu sangat mengagumi Gus Dur, kata Alissa Qatrunnada saat ngobrol santai bersama Gusdurian Yogyakarta di Pendopo LKiS Yogyakarta, Senin (22/4) sore kemarin.<>
Alissa menceritakan bahwa kabar pendeta yang selalu mendoakan Gus Dur tersebut sampai terdengar ke KBRI. Ia juga mengungkapkan, tidak heran bahwa sahabat Gus Dur ada di mana-mana. Baik di Amerika, Jerman, Arab dan lain sebagainya.
āKalau kita pergi ke luar negeri, kita berbincang-bincang sama akademisi, pasti kebanyakan mereka mengenal Gus Dur. Peringatan meninggalnya Gus Dur juga kerap kali dilaksanakan di luar negeri,ā kata putri tertua Gus Dur itu.
Banyak orang yang mengagumi Gus Dur menurut Alissa, bukan hanya para sahabat atau muridnya. Para pemuda juga banyak yang mengaguminya. Mereka yang tergabung dalam Gus Durian, seringkali mempelajari pemikiran-pemikiran Gus Dur. Diharapkan, Gusdurian muda dapat menjawab realitas sosial yang ada dengan kacamata yang luas.
āJaringan Gusdurian merupakan lidi-lidi, jika lidi tersebut terikat maka akan kuat. Gusdurian merupakan bentuk pesantren tanpa bangunan, yang di dalamnya dapat mengkaji pemikiran-pemikiran Gus Dur,ā tandasnya. (Nur Sholikhin/Anam)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
3
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua