Tiga Antisipasi Kesehatan yang Perlu Dilakukan Jamaah Haji 2022
NU Online · Jumat, 3 Juni 2022 | 20:30 WIB
Muhammad Faizin
Penulis
Jakarta, NU Online
Ada dua situasi yang akan dihadapi para jamaah haji di tahun 2022 ini. Pertama adalah kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga usai dan suhu ekstrem Arab Saudi yang diperkirakan mencapai panas di kisaran 50 derajat celcius.
Untuk menghadapi dua kondisi ini, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, dr. Budi Sylvana mengingatkan tiga langkah antisipasi yang perlu dilakukan oleh jamaah haji. Hal ini disampaikannya saat jumpa pers di kanal YouTube Kemenkes, pada Kamis (2/6/2022).
Pertama menurutnya, jamaah haji harus tetap patuh dan terus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan selama pelaksanaan ibadah haji. Hal ini dilakukan agar jamaah tidak terpapar Covid-19 ataupun penyakit menular lainnya.
Antisipasi kedua adalah terkait suhu panas di Arab Saudi dengan menghindari paparan panas di luar gedung, selalu menggunakan APD seperti topi, sun block, kacamata hitam. Jamaah juga harus sering menyemprot tubuh dengan cairan yang diberikan serta tidak menggunakan baju hitam atau gelap karena akan menyerap panas.
"Jangan lupakan hastag kita #jangantungguhaus, itu penting sekali untuk menghindari dehidarasi dan heat stroke,'' katanya.
Antisipasi ketiga adalah tidak terlalu memaksakan diri dan menghabiskan tenaga untuk menghindari kelelahan yang berlebihan. Jamaah diminta fokus pada ibadah-ibadah wajib dan wajib haji yaitu wukuf arafah, muzdalifah dan armina.
"Silahkan melakukan aktivitas ibadah yang lainnya namun disesuaikan, jamaah punya cukup waktu untuk melakukan ibadah-ibadah sunah,'' kata Budi.
Terkait kesehatan jamaah, Pemerintah sendir telah menyiapkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia yang berada di Makkah, Madinah dan Jeddah. Selain itu juga dibuka 296 titik layanan kesehatan selama operasional pelaksanaan haji di Arab Saudi sebagai tempat layanan kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh jamaah haji Indonesia.
Baca Juga
Asal-Usul Gelar “Haji” di Indonesia
Sebanyak 173 jenis obat-obatan dan 45 macam perbekalan kesehatan yang total seluruhnya mencapai 18 ton telah disiapkan dan saat ini sedang proses clearence di bea cukai Jeddah.
Seluruh jamaah haji Indonesia juga akan mendapatkan paket tas yang berisi masker kain, masker medis, oralit, cairan semprot wajah, plester, tisu basah, hand sanitizer, kantong kencing, yang merupakan perlengkapan pendukung selama melaksanakan ibadah di tanah suci. Kursi roda juga disiapkan untuk memastikan kesiapan bagi calon haji yang membutuhkan.
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua