Unduh di Sini, Logo Hari Santri 2020 Format 'Vector'!
NU Online · Sabtu, 17 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Jakarta, NU Online
Hari Santri menjadi peringatan nasional setiap tanggal 22 Okotober sejak terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015. Dalam praktiknya, momen tersebut dirayakan tiap tahun dengan tema berbeda-beda, baik oleh Kemeterian Agama maupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Rabithah Ma’ahid Islamiyah PBNU atau Asosisasi Pesantren NU menyambut Hari Santri tahun 2020 ini dengan tema "Santri Sehat Indonesia Kuat". Tema ini diangkat sebagai wujud keprihatinan di masa pandemi, sekaligus ikhtiar menggalang solidaritas masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren, dalam penanggulangan Covid-19.
RMI PBNU pun meluncurkan logo Hari Santri 2020 dengan menyematkan ikon dua santri pada logo “Ayo Mondok" yang mengenakan masker sebagai gambaran partisipasi pesantren dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kali ini Kementerian Agama meluncurkan logo yang berbeda, tapi dengan tema yang serupa, yakni "Santri Sehat, Indonesia Kuat. Kemenag meluncurkan logo ini pada awal Oktober lalu, sekitar dua minggu setelah RMI PBNU meluncurkan logo Hari Santri. Logo versi Kemenag ini berbentuk lingkaran dengan tulisan kufi Arab "Santri Indonesia" di sekelilingnya.
Dalam Panduan Peringatan Hari Santri 2020, Kemenag melalui Ditjen Pendidikan Islam mengingatkan agar seluruh pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2020 disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, mengedepankan prinsip-prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan, dengan tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan dalam rangka pengendalian dan pencegahan Covid-19.
Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri, dengan mengacu kepada tercetusnya “Resolusi Jihad” pada 22 Oktober 1945 yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Editor: Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua