Nasional

Update Korban: 14 Meninggal Dunia dan 84 Orang Luka-Luka, Prabowo Ucapkan Belasungkawa

NU Online  ·  Selasa, 28 April 2026 | 12:20 WIB

Update Korban: 14 Meninggal Dunia dan 84 Orang Luka-Luka, Prabowo Ucapkan Belasungkawa

Presiden RI Prabowo Subianto di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Foto: Humas Kepresidenan)

Bekasi, NU Online

Kejadian kecelakaan yang melibatkan Kereta Jarak Jauh (KJJ) KA Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur mengakibatkan 14 jiwa meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.


Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan belasungkawa kepada para korban dan keluarga korban atas kejadian tadi malam.


“Kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah,” ujar Prabowo di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).


Senada, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 10.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.


“Jumlah korban itu saat ini ada 14 orang jiwa meninggal dunia. Ada 84 yang luka-luka, itu sebagian besar masih dirawat di 8 rumah sakit,” ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur.


Fasilitas kesehatan yang menangani korban, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.


Ia menyampaikan bahwa KAI juga menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.


“Posko tersedia di dua tempat, ada di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir,” tutur Boby.

Kondisi KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026). (Foto: NU Online/Jannah)


Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii menyampaikan bahwa semua korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian.


“Adapun, jika selama proses pemindahan bangkai rel kereta, kami menemukan body part, akan kami serahkan ke RS Polri untuk diidentifikasi lebih lanjut,” katanya.


Syafii menyampaikan bahwa korban kecelakaan tadi malam didominasi oleh perempuan.


“Karena ini di gerbong perempuan ya, jadi, korban banyak dari perempuan dengan usia produktif atau dewasa, tidak ada balita atau pun anak-anak. Ada korban laki-laki dari Kereta Anggrek,” jelasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang