Jakarta, NU Online
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka Konferensi Besar Fatayat Nahdlatul Ulama XV yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (21/11) sore. JK tiba di lokasi didampingi Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.<>
Dalam sambutannya, Wapres JK mengatakan, peran perempuan Indonesia dewasa ini terus meningkat di berbagai lapangan. Ia menyebut, jajaran menteri perempuan di kabinet kerja Jokowi-JK juga lebih banyak dibanding pemerintahan lalu. "Dulu menteri perempuan 5, sekarang jadi 8," kata Mustasyar PBNU ini.
Dikatakannya, peningkatan peran perempuan tidak hanya terlihat terlihat di parlemen, tetapi juga untuk berbagai profesi dan bidang keahlian.
Dulu, kata dia, umumnya perempuan mencantumkan sebagai ibu rumah tangga di kolom pekerjaan. Tapi sekarang sudah berubah. Peranan perempuan semakin tinggi.
Menurut dia, penyebab makin tingginya peranan perempuan di berbagai bidang adalah pendidikan, dan teknologi.
Dari peningkatan peranan tersebut, tambah dia, menyebabkan perubahan struktur sosial. "Ibu saya, dulu, dua jam di sumur mencuci. Sekarang bisa 5 menit," katanya. "Itulah emansipasi otomatis, disamping gerakan kesetaraan gender," tambahnya.
Dengan demikian, maka banyak memungkinkan perempuan, khususnya yang muda, untuk berkarya. Tapi di sisi lain, jika tdk bekerja, banyak perempuan yang kerjanya gosip. Tugas Fatayat NU, kata dia, adalah meningkatkan peranan perempuan.
Wapres membuka Konferensi Besar Fatayat dengan memukul rebana bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum Fatayat NU Hj Ida Fauziyah, dan Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawansa. Konferensi Besar yang diiuri oleh pimpinan wilayah se-Indonesia akan dilanjutkan di Bogor Jawa Barat selama dua hari ke depan. (Abdullah Alawi)
Jakarta, NU Online
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka Konferensi Besar Fatayat Nahdlatul Ulama XV yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (21/11) sore. JK tiba di lokasi didampingi Menteri Sosial yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa
Dalam sambutannya, Wapres JK mengatakan, peran perempuan Indonesia dewasa ini terus meningkat di berbagai lapangan. Ia menyebut, jajaran menteri perempuan di kabinet kerja Jokowi-JK juga lebih banyak dbandig pemerintahan lalu. "Dulu menteri perempuan 5, sekarang jadi 8," kata Mustasyar PBNU
Dikatakannya, peningkatan peran perempuan tidak hanya terlihat terlihat di parlemen, tetapi juga untuk berbagai profesi dan bidang keahlian.
Dulu, kata dia, umumnya perempuan mencantumkan sebagai ibu rumah tangga di kolom pekerjaan. Tapi sekarang sudah berubah. Peranan perempuan semakin tinggi.
Menurut dia, penyebab makin tingginya peranan perempuan di berbagai bidang adalah pendidikan, dan teknologi.
Dari peningkatan peranan tersebut, tambah dia, menyebabkan perubahan struktur sosial. "Ibu saya, dulu, dua jam di sumur mencuci. Sekarang bisa 5 menit," katanya. "Itulah emansipasi otomatis, disamping gerakan kesetaraan gender," tambahnya.
Dengan demikian, maka banyak memungkinkan perempuan, khususnya yang muda, untuk berkarya. Tapi di sisi lain, jika tdk bekerja, banyak perempuan yang kerjanya gosip. Tugas Fatayat NU, kata dia, adalah meningkatkan peranan perempuan.
Wapres membuka Konferensi Besar Fatayat dengan memukul rebana bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum Fatayat NU Hj Ida Fauziyah, dan Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawansa. Konferensi Besar yang diiuri oleh pimpinan wilayah se-Indonesia akan dilanjutkan di Bogor Jawa Barat selama dua hari ke depan. (Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua