Warga Berbondong-bondong Sumbang Bahan Makanan
NU Online Ā· Jumat, 7 September 2012 | 03:04 WIB
Cirebon, NU Online
Warga NU di wilayah III, yaitu Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, menggalang bahan makanan untuk peserta Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU yang akan berlangsung di Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, 14-17 September mendatang.<>
Menurut Kordinator Seksi Konsumsi Panitia Pusat Muns-Konbes, Saādun, warga NU terpanggil untuk turut menyukseskan acara tersebut sebisa mungkin. Karena rata-rata adalah petani, keterpanggilan mereka ditunjukkan dengan dengan penggalangan bahan makanan.
āDari Indramayu misalnya, di desa Jagapura, ada sebelas penggilingan padi. Masing-masing akan menyumbangkan 500 kg beras. Sementara Ketua PCNU-nya akan menyumbangkan setengah ton ikan bandeng. Di desa lain yang terdapat home industri kerupuk, akan menyumbangkan 1 kwintal kerupuk udang,ā ujarnya.Ā
Ada juga yang menyumbangkan hewan ternak. Dari Kabupaten Kuningan, Kota/kabupaten Cirebon masing-masing dua ekor sapi, sementara dari Majalengka dan Indramayu seekor. Selain itu ada juga yang menyumbangkan kambing, ayam dan telor.
āSelain itu, ada juga yang akan menyumbangkan hasil bumi seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, kangkung dan jenis sayuran lain.āĀ
Bahan makanan tersebut, sambung Saādun, akan sampai di Pesantren Kempek sehari atau dua hari sebelum acara dimulai.Ā
Nyai-nyai (istri kiai) dan para santri tidak ketinggalan. Mereka akan menjadi pengatur dan penentu menu makanan. āMenu makanannya ada menu nasional dan lokal. Kalau yang nasional yang umum di warung makan, yang lokal adalah khas Cireboon seperti empal gentong, sega jambalang, dan tahu gejrot.ā
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis Ā : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menjadi Teladan yang Dikenang Sepanjang Zaman
2
Khutbah Jumat: Menyeimbangkan 5 Unsur Utama dalam Diri Manusia
3
Khutbah Jumat: Makna dan Keutamaan Membaca Basmalah
4
Khutbah Jumat: Zakat, Jalan Menuju Masyarakat Adil dan Peduli
5
2.500 Alumni Ikuti Silatnas Iktasa di Istiqlal Jakarta, Teguhkan 3 Fungsi Utama Pesantren
6
Akademisi Soroti Gejala Pembusukan Demokrasi yang Kian Sistematis Sejak Era Jokowi ke Prabowo
Terkini
Lihat Semua