Rembang, NU Online
Katib Syuriyah PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam pengajian pasaran di aula Pondok Pesantren Raudlatut Tholibien Jl KH Bisri Mustofa Leteh Rembang, Kamis (25/6) mengatakan, santri harus mengaji kepada kiai yang mempunyai sanad keilmuan yang jelas.<>
Hal itu disampaikan dengan maksud maraknya aliran Islam garis keras yang mengarah pada radikalisme dan terorisme di Indonesia.
"Sebagai santri Nahdlatul Ulama, kita harus ngaji kepada ulama atau kiai yang memang mempunyai sanad jelas, kalau bisa sampai Nabi Muhammad SAW,” ujar Gus Yahya.
Keponakan Gus Mus ini juga menyarankan, sebagai santri yang menganut haluan Ahlussunnah wal Jama'ah, harus berani bertanya dengan gamblang siapa sanad guru yang sedang memberikan ilmu kepada kita.
"Kalian sebagai santri NU harus tahu siapa saja guru dari guru kita, kalau perlu kita bertanya secara runtut,” lanjutnya.
Gus Yahya juga berharap, agar pola pikir seperti ini mulai diterapkan oleh para santri. Sebab, akhir-akhir ini banyak aliran dan para dai bermunculan, juga gerakan terorisme bertebaran. (Ahmad Asmu'i/Fathoni)
Terpopuler
1
Gara-gara Dirut Pertamina Oplos Pertalite Jadi Pertamax, Bagaimana Dampaknya bagi Mesin Kendaraan?
2
Amal Baik Sebelum Puasa: Saling Memaafkan dan Bahagia Menyambut Ramadhan
3
Melihat Lebih Dalam Kriteria Hilal NU dan Muhammadiyah
4
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1446 H
5
Doa Awal Ramadhan yang Diajarkan Rasulullah
6
Didampingi SBY-Jokowi, Presiden Prabowo Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara
Terkini
Lihat Semua