Innalillahi, Kiai Musta'in Munjungan Wafat
NU Online · Jumat, 11 September 2020 | 04:12 WIB
Ahmad Nur Kholis
Kontributor
Trenggalek, NU Online
Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Kemarin, Kamis, (10/9) jam 12:00 WIB, warga Nahdlatul Ulama Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur berduka. Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Munjungan Kiai Musta'in, Taman Masaran, dipanggil oleh Allah SWT.
Â
Semasa hidupnya, Kiai Musta'in aktif berkhidmah dalam kepengurusan NU setempat dengan Istiqamah. Kiai Mustain juga sampai akhir hayatnya merupakan Wakil Rais Syuriah Kabupaten Trenggalek. Ia berjuang di Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan sejak dalam kondisi masa-masa sulit, di mana resistensi penguasa ketika itu sangat ketat terhadap NU.
Â
Kiai Musta'in tercatat pernah belajar beberapa tahun di Pondok Pesantren Mahir Ar-Riyadh Ringinagung Kediri. Ia pernah tirakat dengan berjalan kaki dalam rangka ziarah wali songo.
Â
"Beliau pernah tirakat dengan berjalan kaki dalam ziarah wali songo." Kata Ustaz Mujihato seorang warga NU Kecamatan Munjungan kepada NU Online.
Â
Berkaitan dengan kabar duka ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Trenggalek, melalui surat resmi dengan nomor: 236/A/PCNU/B/L-25/IX/2020 mengimbau kepada warganya untuk membacakan doa, Tahlil dan Shalat Ghaib untuk almarhum.
Â
Selamat jalan Pak Kiai. Semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT dan kami mampu meneruskan perjuangan dakwah yang telah dicontohkan melalui Nahdlatul Ulama dengan istiqamah. Lahul Fatihah...
Â
Kontributor: R. Ahmad Nur Kholis
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
5
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua