Dimuliakan Sang Maha Mulia
Dikasihi Sang Maha Pengasih
Disayangi Sang Maha Penyayang
Dicintai Sang Maha Pencinta
Bumi langit berselawat
Gunung laut berselawat
Burung, semut, bunga, rumput
Bahkan malaikat dan Tuhan
Pun berselawat
Malam mulai berkabut
Sunyi merenggut
Kata-kata apa yang mesti ditorehkan?
Lagu apa yang mesti dilantunkan?
Untuk dihadiahkan di hari kelahirannya
Di ketika langit mendekat ke bumi, bersuka
Di ketika gunung-laut bergembira
Burung-burung berkicau
Mendendangkan merdu-Nya
Malaikat dan semua
Memuji utusan yang diindahkan-Nya
Berpuluh sunah banyak orang jalankan
Beratus amalan banyak orang kerjakan
Sedang hamba-Mu ini?
Setitik sunah tak ter-istiqomah-kan
Sedikit amalan pun harap pujian
Mungkin seuntai sholawat kutoreh-lantunkan
Harap ridhla dan syafa‘at kelak selamatkan
Hingga sampai di akhir tujuan tiap insan
Di taman keabadian yang dijanjikan
Amiin…
Allohumma sholli ‘ala Muhammad
Allohumma sholli ‘ala Muhammad
Allohumma sholli ‘ala Muhammad
Purwokerto, Mulud 1434 H
Puisi ini tercantum dalam antologi Creative Writing (Purwokerto: STAIN Press, 2013)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua