Warta

Abbas: Terima kasih Venezuela Dukung Palestina

NU Online  ·  Ahad, 29 November 2009 | 04:26 WIB

Karakas, NU Online
Presiden Palestina Mahmud Abbas, menyampaikan terima-kasih kepada Presiden Venezuela Hugo Chavez, atas dukungan bagi pembentukan negara Palestina masa depan, pada saat ia melakukan kunjungan ke lima negara Amerika Latin, Jum'at (28/11).

Pemimpin Palestina itu juga mengeluarkan peringatan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang mengumumkan larangan 10 bulan pembangunan permukiman di Tepi Barat.<>

"Netanyahu menghentikan perundingan. Kami tak bisa memulai perundingan tanpa ada komitmen dari kedua pihak, untuk menghormati kewajiban masing-masing berkaitan dengan peta-jalan. Suatu rencana perdamaian Timur Tengah 2003 yang didukung Amerika Serikat. Rencana perdamaian itu menyeru agar negara Palestina hidup berdampingan dengan Israel," kata Abbas.

Peta-jalan, yang masih menjadi dasar bagi perundingan antara kedua pihak, menuntut bahwa negara Yahudi tersebut membekukan semua pembangunan permukimannya. Perundingan perdamaian telah diselenggarakan sejak hampir setahun lalu, namun hingga kini masih terhenti berkaitan dengan masalah permukiman.

"Pendudukan akan terus berlangsung. Netanyahu akan tak setuju untuk memulai perundingan yang mereka tinggalkan. Dia akan memutuskan antara perdamaian dan pendudukan, dan sangat disesalkan dia memilih pendudukan," kata Abbas dalam pidatonya di depan Majelis Nasional Venezuela.

Tindakan Netanyahu dipuji oleh AS sebagai langkah ke arah diluncurkannya kembali proses perdamaian, namun rakyat Palestina mengatakan bahwa itu masih jauh dari tuntutan mereka, untuk membekukan seluruhnya permukiman menjelang diadakannya perundingan baru. Abbas, yang menemui sejumlah besar khalayak di dalam kunjungannya di Brazilia, Argentina, Chile dan Paraguay, Jumat, bertemu dengan Presiden Chavez. (ant)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang