Solo, NU Online
Ribuan santri Pondok Pesantren Assalam Solo, mengikuti kegiatan ābakar sate massalā yang digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1428H.
Dalam kegiatan yang digelar di lapangan sepak bola kompleks Pesantren Assalam Solo, Kamis (20/12), disiapkan panggangan sate sepanjang 250 meter.
<>Selain itu, panitia juga menyiapkan sekitar 250 kg daging sapi untuk dibakar.
Ketua Panitia ābakar sate massalā Pesantren Assalam, Ustad Hanifahudin, mengatakan, kegiatan ini digelar, selain memperingati Idul Adha, juga bertujuan untuk mempererat ukuwah (persaudaraan) dalam keluarga besar Pesantren Assalam.
"Dalam kegiatan ini, semua berkumpul bersama, mulai dari santri, staf pengajar, pegawai hingga keluarga para santri," katanya.
Ia menuturkan, tidak ada persiapan khusus dalam kegiatan ini, hanya dua sapi serta disiapkan sebanyak 13 ribu tusuk sate.
Selain itu, kata dia, panggangan sepanjang 250 meter yang telah disiapkan ini, diharapkan dapat menjadikan kegiatan ini sebagai rekor membakar sate terpanjang.
"Dari referensi yang kami peroleh, rekor membakar sate terpanjang terjadi di Malaysia, sepanjang 200 meter. Semoga kegiatan ini dapat memecahkan rekor tersebut," katanya optimis. (ant/nam)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
2
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
6
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
Terkini
Lihat Semua