Jelang peringatan 40 hari wafatnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Pemkab Probolinggo memberi penghormatan dengan caranya. Yakni menjadikan nama KH Abdurrahman Wahid sebagai nama salah satu jalan di Kraksaan.
Jl KH Abdurrahman Wahid kini disematkan pada ruas jalan yang sebelumnya bernama Jl Brigjen Katamso. Ruas jalan tersebut berada di Kelurahan Sidomukti. Bahkan untuk ini warga Kraksaan sudah membuatkan gapuranya.<>
Sekitar pukul 08.00, tampak beberapa pekerja menyelesaikan gapura itu. Kondisinya sudah hampir selesai. Gapura itu dilengkapi tulisan selamat datang, foto Gus Dur dan nama Jl KH Abdurrahman Wahid.
Kebetulan, jalan tersebut merupakan akses jalan menuju kediaman pribadi Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin, yang berlokasi di perbatasan Kelurahan Sidomukti dengan Kelurahan Kraksaan Wetan.
Lurah Sidomukti Hari Pribadi saat dihubungi mengatakan, Gapura tersebut dibangun oleh Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo. "Bukan kelurahan, tetapi dibangun oleh Dinas PU Cipta Karya," terangnya seperti dilansir Radar Bromo, Sabtu (6/2).
Terkait perubahan nama jalan, Hari mengatakan sudah ada pemberitahuan kepada Dinas Perhubungan dan pihak Kantor Pos Cabang Kraksaan. "Dan instansi terkait nantinya, akan kami beri surat tembusan soal perubahan nama jalan itu," akunya.
Hari menyatakan, perubahan nama Jl Brigjen Katamso menjadi Jl KH Abdurrahman Wahid itu adalah inisiatif atau usulan dari Komunitas Santri Setia Gus Dur. Jalan KH Abdurrahman Wahid itu nantinya juga akan diresmikan dan dimeriahkan dengan acara jalan sehat.
Sementara itu, Siswanoer Arifin, pengurus Komunitas Santri Setia Gus Dur mengatakan, acara jalan sehat untuk peresmian nama Jl KH Abdurrahman Wahid itu digelar Jumat (12/2). "Semua itu, semata-mata untuk menyambut momen 40 harinya Bapak Pluralisme itu," kata Siswanoer Arifin yang menjadi ketua panitia acara jalan sehat tersebut.
Yang unik, Siswanoer menyebut pilar gapura Jl KH Abdurrahman Wahid ada yang beda ukuran. Yang sisi barat lebih kecil. Mengapa? "Karena nanti akan ditambahi prasasti penandatanganan nama jalan," katanya. Dan rencananya, acara penandatanganan prasasti itu akan menghadirkan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin dan keluarga Gus Dur. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
6
Kultum Ramadhan: Bersihkan Hati Menyongsong Idul Fitri
Terkini
Lihat Semua