Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad melawan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama yang melansir pernyataan bahwa Iran memiliki program nuklir rahasia. Menurut Ahmadinejad, pernyataan yang diucapkan Obama merupakan kesalahan besar.
"Presiden AS telah membuat kesalahan besar. Nanti akan terlihat jelas bahwa informasi itu salah dan kami tidak ada rahasia," ujar Ahmadinejad seperti dilansir dari stasiun televisi Iran, Ahad (4/10).<>
Menurut Ahmadinejad, Iran sudah setuju untuk mengikuti inspektur dari PBB dengan tidak akan mengoperasikan fasilitas baru selama 18 bulan. Sehingga tidak ada alasan kuat yang bisa menyebutkan Iran telah melanggar ketentuan IAEA (Badan Atom PBB). Sebelumnya IAEA mewajibkan Iran mengikuti Protokol tambahan mengenai Perjanjian Non Proliferasi Nuklir bahwa IAEA diberitahu ketika akan didisainnya sebuah fasilitas nuklir baru.
Hal tersebut diungkapkan Ahmadinejad seiring kunjungan Kepala IAEA Mohammad ElBaradei yang akan melakukan inspeksi ke fasilitas pengayaan uranium dekat kota suci Qom. Elbaradei tiba di Teheran pada 3 Oktober kemarin. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
4
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
Terkini
Lihat Semua