Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad melawan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Barrack Obama yang melansir pernyataan bahwa Iran memiliki program nuklir rahasia. Menurut Ahmadinejad, pernyataan yang diucapkan Obama merupakan kesalahan besar.
"Presiden AS telah membuat kesalahan besar. Nanti akan terlihat jelas bahwa informasi itu salah dan kami tidak ada rahasia," ujar Ahmadinejad seperti dilansir dari stasiun televisi Iran, Ahad (4/10).<>
Menurut Ahmadinejad, Iran sudah setuju untuk mengikuti inspektur dari PBB dengan tidak akan mengoperasikan fasilitas baru selama 18 bulan. Sehingga tidak ada alasan kuat yang bisa menyebutkan Iran telah melanggar ketentuan IAEA (Badan Atom PBB). Sebelumnya IAEA mewajibkan Iran mengikuti Protokol tambahan mengenai Perjanjian Non Proliferasi Nuklir bahwa IAEA diberitahu ketika akan didisainnya sebuah fasilitas nuklir baru.
Hal tersebut diungkapkan Ahmadinejad seiring kunjungan Kepala IAEA Mohammad ElBaradei yang akan melakukan inspeksi ke fasilitas pengayaan uranium dekat kota suci Qom. Elbaradei tiba di Teheran pada 3 Oktober kemarin. (min)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua