Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mendesak Amerika Serikat untuk meninggalkan kawasan Timur Tengah (Timteng), media massa setempat melaporkan, Rabu. Ketika berpidato di depan massa di kota Yasouj, Iran baratdaya, Ahmadinejad mengatakan "Anda (AS) lebih baik mendengar nasehat rakyat Iran: 'Tinggalkan kawasan itu'," menurut laporan tersebut.
"Tinggalkan Afghanistan, tinggalkan Irak, tarik pasukanmu, dan uruslah urusanmu sendiri," kata Ahmadinejad.<>
Presiden Iran juga menawarkan diri untuk membantu AS dan sekutu-sekutunya untuk keluar dari "rawa-rawa" yang mereka ciptakan sendiri di kawasan itu. Pada April silam ketika berpidato dalam acara peringatan Hari Angkatan Darat Iran, Presiden Ahmadinejad mengatakan campur tangan negara asing merupakan akar dari semua ketegangan dan perpecahan di kawasan tersebut. "Oleh karena itu, pasukan asing harus ditarik seluruhnya dari kawasan tersebut," ujarnya menegaskan.
Ketika berpidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York sebelumnya, Ahmadinejad juga menuduh negara-negara Barat, terutama AS, bersikap standar ganda menyangkut masalah Timteng. "Sangat disesalkan bahwa pemerintah AS tidak hanya menggunakan senjata nuklir, tapi juga terus mengancam untuk menggunakan senjata-senjata itu terhadap negara-negara lain, termasuk Iran," katanya.
Ahmadinejad mengatakan pengalaman di masa lalu membuktikan bahwa jalan terbaik untuk membangun dan memelihara stabilitas keamanan di Timur Tengah adalah lewat koordinasi dan kerja sama dari seluruh pemerintah regional dan dunia internasional. Para pejabat Iran sebelumnya menegaskan bahwa Pasukan Barat di Irak dan Afghanistan merupakan akar persoalan di kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. (syf)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua