Aliansi Mahasiswa Jakarta Tolak Bantuan Khusus Mahasiswa
NU Online · Jumat, 30 Mei 2008 | 05:56 WIB
Aliansi Mahasiswa Jakarta (AMJ) menolak program pemerintah berupa Bantuan Khusus Mahasiswa (BKM). Bantuan itu disinyalir dimaksud untuk mengalihkan perhatian mahasiswa dari tuntutan penolakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
Aliansi terdiri dari 10 elemen kemahasiswaan, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta Pusat, PMII Jakarta Timur, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) se-Jakarta, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) DKI Jakarta, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Timur, HMI Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) DKI Jakarta, Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) Jakarta, Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (GMPI) Jakarta, Piramida Circle, dan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Jakarta.<>
BKM tersebut rencananya akan diberikan kepada 400.000 mahasiswa tidak mampu, masing-masing sebesar Rp 500.000 per semester. Bantuan akan segera dikucurkan dan digabungkan dengan program beasiswa lainnya di dalam kampus.
Namun juru bicara AMJ Adi Leksono menyatakan, tidak semua rektor perguruan tinggi menerima program itu yang akan menyakiti perasaan para aktivis pergerakan. ”Dari 32 rektor yang hadir dalam pertemuan dengan menteri hanya tujuh yang rektor asli,” katanya kepada NU Online di Jakarta, Jum’at (30/).
Dikatakannya, program pemerintah itu tidak akan menyurutkan nyali mahasiswa untuk melakukan aksi. ”Kami juga mendapatkan keluhan temen-temen pergerakan yang terancam di-DO (dikelurkan) dari kampusnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, AMJ juga menolak aksi penculikan, premanisme dan kekerasan yang dilakukan oleh pihak aparat terhadap mahasiswa. Dikatakan Aris, itu adalah cara lama untuk membungkam mahasiswa, dan tidak baik dalam rangka pembelajaran demokrasi di Indonesia. (nam)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua