Jakarta, NU Online
Sebagai organisasi besar dan memiliki pengaruh luas, NU telah memainkan peran yang signifikan bagi umat Islam dan bagi bangsa. NU ikut menentukan arah ke depan Islam Indonesia sehingga NU adalah subyek, bukan obyek dalam konstelasi nasional.
“NU bukan "wayang," tapi "dalang" yang menentukan peran,” kata H As’ad Said Ali, wakil ketua umum PBNU dalam sambutan wayangan di halaman Gedung GP Ansor, Sabtu malam.<>
Ia sangat sepakat dengan sikap Ansor dan Banser yang selama ini tetap setia dalam membela dan mempertahankan NKRI yang belakangan ini semakin banyak mendapatkan tantangan dari berbagai pihak.
Sementara itu Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid menyatakan pemaknaan jihad oleh kelompok ekstrimis semakin tidak benar sampai-sampai kantor polisi dan masjid di bom. “Ansor siap membantu menjaga seluruh keamanan di Indonesia,” tandasnya.
Komitmen kebangsaan GP Ansor, tandasnya, tak perlu diragukan lagi. Dalam halaqah Ansor yang berlangsung di Cirebon baru-baru ini, hal ini ditegaskan kembali untuk tetap menjaga kesatuan bangsa.
Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Nusron menyebut kelahiran Ansor tak lepas dari nama Bakri, karena diinisiasi oleh keluarga Bakri, yaitu Thohir Bakri. Atas jasanya tersebut, halaman belakang GP Ansor akan dirubah menjadi masjid dengan nama masjid Thohir Bakri.
Penulis: Mukafi Niam
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua