"Tetap Mengaji ya...h! Meskipun Mosholanya Roboh"
NU Online · Selasa, 27 Juni 2006 | 11:28 WIB
Forum Mlangi Peduli Kemanuasian (MPK), Senin (26/6) lalu kedatangan rombongan dari PMII UIN Bandung yang membawa sejumlah paket ngaji untuk anak-anak TPA Nurul Ikhwan, Mredo Kulon, Sewon Bantul, Yogyakarta. TPA Nurul Ikhawan sendiri merupakan salah satu daerah binaan MPK yang pengajiannya telah diramaikan kembali seminggu pasca gempa.
Sejumlah paket ngaji tersebut diberikan langsung oleh Muhammmd Mustafied , Korlap MPK, saat pengajian TPA berlangsung. Dalam kesempatan itu, Gus Tahfied, sapaan akrab Muhammmad Mustafied, memberi tausyiah pada santri-santri TPA Nurul Ilkhwan.
"Adik-adik harus tetap mengaji ya...! meskipun mosholanya roboh. Ini ada rombongan dari UIN Bandung dan juga MPK, yang membawakan kebutuhan mengaji. Meskipun hanya sedikit tapi ngajinya harus lebih giat lagi, " ungkap Gus Thafied tulus.
Hari ini, Selasa (27/6), MPK masih melakukan kerja bakti massal membersihkan puing-puing di Bintaran, Bantul. Menurut rencana, pembersihan puing ini akan langsung dilanjutkan dengan pembuatan rumah transisi (rumah bambu) yang juga dikerjakan para relawan MPK Mlangi.
Terlibas bencana bukan berarti terlepas dari panggilan hati untuk ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan. Begitulah para pemuda yang tergabung dalam tergabung dalam forum Mlangi Peduli Kemanuasian (MPK). Forum ini dipelopori oleh sebagian besar putra kyai dengan dukungan dari para aktivis IPNU Sleman, Bantul, dan Mlangi sendiri.
(Syukron Makmun, Kontributor NU Online Yogyakarta)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Keracunan MBG Berulang, P2G Minta Kepala BGN Mundur dan Program Dihentikan
3
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
4
Siapa yang Paling Berhak Menjadi Imam? Ini Urutan Kriterianya Menurut Ulama Fiqih
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara, Purbaya Menolak Teks Pidato Panjang
Terkini
Lihat Semua