Arah koalisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pascapencalonan Jusuf Kalla sebagai capres, semakin bercabang. Jika sebelumnya pilihannya hanya bergabung di antara salah satu blok antara PDIP atau Partai Demokrat, maka kini bisa saja PPP bergabung dengan Golkar.
"Saat ini memang semakin banyak pilihan bagi PPP," ujar Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, sebelum pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP di Novotel Bogor, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4).<>
Ia pun menyatakan dukungannya terhadap keputusan Golkar tersebut. "Saya kira, kita semua harus menghargai keputusan Golkar untuk keluar dari koalisi Demokrat," ujar Suryadharma.
Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai PPP, Zarkasih Nur, mengakui peta politik di tubuh PPP memang berubah sedikit setelah Golkar mengajukan JK sebagai capres. Hal tersebut disebabkan saat ini opsi PPP bisa bertambah, dari bergabung kepada dua blok, menjadi ke tiga blok, yakni blok SBY, blok Mega, atau blok JK.
Jika Partai Golkar menetapkan JK sebagai capres dalam Rapimnasusnya, maka PPP tidak akan mengusung capres. "Kami sadar kalau kami hanya menempati peringkat keenam, oleh karena itu kami tidak akan mengusung capres," kata dia.
Saat ditanya apakah PPP akan mengusulkan nama cawapres dari tokoh Islam, ia juga menyangkal. "Kita tidak lagi mendikotomikan dari mana calon tersebut, apakah dari parpol Islam atau parpol nasionalis. Lagi pula pilihan cawapres nantinya akan kita serahkan kepada capres yang akan kita usung," ujar Zarkasih.
Semalam, Rapimnas PPP dimulai pukul 20.30 WIB dengan sambutan dari Suryadharma Ali. Rapimnas tersebut dihadiri oleh seluruh ketua DPP dan ketua DPW, perwakilan dari majelis syariah, perwakilan dari majelis dewan pakar, perwakilan dari majelis pertimbangan partai, dan perwakilan dari organisasi-organisasi sayap. Rencananya forum tertinggi di bawah Munas tersebut berlangsung dua hari hingga Sabtu (25/4). (rep)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua