Area Muktamar Steril dari Atribut Partai
NU Online · Sabtu, 20 Maret 2010 | 06:33 WIB
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi mengimbau kepada panitia pelaksana agar pelaksanaan Muktamar ke-32 NU berjalan lancar. Hasyim menghimbau agar area muktamar steril dari atribut partai politik.
"Semua atribut parpol di tempat muktamar harus diturunkan mulai besok. Ini bukan acara parpol, tapi muktamar milik semua orang," tegas Hasyim Muzadi saat rapat dengan panitia pelaksana di kantor pengurus wilayah NU Sulawesi Selatan, Jl Perintis Kemerdekaan, Jum'at (20/3). Menurut Hasyim, meski banyak orang-orang NU yang aktif di partai politik, tetapi NU adalah milik semua umat.<>
Meski demikian, areal yang maksudkan Hasyim adalah tempat pelaksanaan di asrama haji, pondok Darussalam dan pondok Madinah. Artinya, ketiga tempat ini harus steril dari baliho dan atribut partai.
Sementara itu, ratusan baliho ukuran besar bergambar para pendiri NU dan menyertakan lambang partai para tokohnya sudah terpasang mulai dari Bandara Sultan Hasanuddin hingga sepanjang ruas jalan Perintis Kemerdekaan.
Pemilihan ketua PBNU, salah satu agenda muktamar NU yang rencananya akan dibuka oleh Presiden SBY di Celebes Convention Center (CCC,) jalan Tanjung Bunga pada 23 Maret nanti. Acara yang akan diikuti ulama dari 50 negara berlangsung selama enam hari. Kegiatan dipusatkan di Asrama Haji Sudiang. (syf)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua