Warta

Arogan, Wakil Ketua DPRD dari PKS Dilempar Asbak

NU Online  ·  Ahad, 31 Januari 2010 | 01:21 WIB

Batam, NU Online
Wakil Ketua DPRD Kota Batam dimosi tidak percaya oleh anggota dewan lainnya. Sebelumnya, dia sempat dilempar botol dan asbak, meski tidak kena. Anggota DPRD Kota Batam, terus menggalang dukungan mosi tidak percaya pada Aris Hardi Halim, Wakil Ketua DPRD.

Sebab, ada yang menilai Aris arogan. Sebelumnya, dalam sebuah rapat dewan, Kamis (28/1), Aris juga sempat dilempar botol. Informasi yang dihimpun, rapat dewan itu membahas tentang inspeksi mendadak. Aris, politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menggebrak meja sambil berkata:''Siapa yang dapat duitnya?''<>

Spontan salah seorang peserta rapat melempar botol Aris. Suasana ribut. Tak lama, Aris dilempar asbak. Soal itu, Aris mengakui. “Dia (para anggota DPRD) nggak mau diatur. Nggak mengikuti tatib (tata tertib),” jawab Aris kepada salah satu media lokal di Batam. Namun Aris mengelak ada insiden lempar botol dan asbak.

Akibat kejadian itu, sejumlah anggota DPRD mengusulkan menggelar mosi tidak percaya untuk menurunkan Aris Hardi Halim sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Batam. Aris dianggap terlalu arogan pada rekan-rekannya. Demikian seperti dilansir inilah.com.

Jahuin Hutajulu, Ketua Komisi III, membenarkan adanya kericuhan dalam rapim yang digelar Kamis malam itu. Soal adanya mosi tak percaya, Juhain mengaku belum tahu. Rekaveny, wakil dari PDI-Perjuangan ogah berkomentar soal mosi tak percaya pada Aris. (min)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang