Bendera Kirab Dihataman Qur’an di Makam Walisongo
NU Online · Senin, 21 November 2011 | 08:35 WIB
Kudus, NU Online
Kirab Resolusi Jihad yang mengarak bendera merah putih, NU dan Thoriqoh dari Surabaya menuju Jakarta dengan ternyata mengandung nilai sakral. Pasalnya, sebelum dikirab sang Saka Merah Putih, Bendera NU dan Thoriqoh terlebih dahulu dibawa dan dikhatamkan Al qur’an di makam-makam Walisongo.
Salah seorang Panitia Kirab Korda Kudus Agus Hari Ageng menceritakan ketiga bendera itu dikhatamkan Alqur’an bil ghoib di makam para wali yang dimulai dari makam Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah Cirebon, Sunan Kudus, Sunan Muria hingga wali di Jawa Timur dua minggu sebelum pelaksanaan kirab.
<>
“Jadi Kirab Resolusi Jihad ini bukan sekedar kirab biasa, tetapi betul-betul terkandung nilai sakralnya,” ujar Ageng kepada NU Online Ahad (20/11).
Dikatakan Ageng, Kirab ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat perjuangan, nasionalisme, patriotisme dan spirit rela berkorban demi tegaknya NKRI dengan mengambil keteladanan dari para kiai dan Ulama NU pada zaman dahulu.
“Apalagi sekarang ini, jiwa nasionalisme generasi bangsa mengalami penurunan akibat gerusan perkembangan zaman. Kirab menyuarakan pentingnya sikap kebangsaan dan cinta tanah air,” tutur wakil sekretaris PCNU Kudus ini.
Terkait penyambutan di Kudus, Ageng mengatakan pihaknya telah mempersiapkan rangkaian kegiatan mulai lomba kirab yang diperuntukkan peserta dari badan otonom NU dan pelajar di lingkungan Ma’arif NU. Selain itu, ada display drumband, atraksi Pagar Nusa dan Barongsai di Alun-alun Kudus.
“Kirab sampai Kudus Senin (21/11) pukul 13.00 dan ribuan nahdliyin siap mengikuti kirab dengan start di halaman Polres hingga finish Alun-alun Kudus,“ tambah Ageng.
Acara penyambutan kirab, tambah ageng, rencananya akan disiarkan secara langsung dua stasiun televisi yakni TV One dan TVRI.
“Secara nasional ada 5 titik yang disiarkan live, TV One dan TVRI salah satunya di Kudus ini,” jelasnya lagi.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Qomarul Adib
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua