Beredar “Iklan Haram Maulid Nabi” di Pekalongan
NU Online · Ahad, 27 Februari 2011 | 03:20 WIB
Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Pekalongan disibukkan dengan ulah sekelompok masyarakat yang anti terhadap kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bahkan ada yang secara terang terangan memasang iklan di salah satu media lokal yang menyatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah haram hukumnya.
Ketua Pengurus Cabang LDNU Kota Pekalongan KH Yasykur menyatakan, peringatan maulid nabi adalah upaya untuk mengingatkan manusia atas jasa jasa besar dan teladan Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan kegiatan membaca dziba', barzanji dan sholawat untuk mengagungkan dan memuliakannya.<>
"Memperingati maulid nabi bertujuan yang sangat mulia, bukan untuk hura hura apalagi untuk kegiatan maksiyat, karena ini penting dan membawa manfaat besar, maka peringatan maulid wajib hukumnya," saat memberikan tausiyah dihadapan ratusan anak anak muda NU di Gedung Aswaja, Jum'at malam (25/2).
Dikatakan, jika ada pihak yang mengatakan peringatan maulid hukumnya haram, akan tetapi baginya justru peringatan maulid hukumnya wajib, karena perintah Allah SWT untuk bersholawat kepada nabi itu tertuang secara jelas di dalam Al-Qur'an.
Acara peringatan dzikro maulidurrasul Muhammad SAW merupakan kegiatan puncak dari kegiatan yang digelar Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kota Pekalongan dalam rangka Harlah IPNU ke 57 dan IPPNU ke 56. Dimana pada pagi harinya telah digelar kegiatan donor darah yang diikuti oleh 50 peserta, lomba pidato bahasa jawa untuk pelajar, puisi religi, mars IPNU IPPNU hingga MTQ.
Berhasil meraih juara 1 puisi tingkat SLTA dari SMKN 1 Pekalongan atas nama Bella Nevita dan tingkat SLTP dari MTs Nurul Islam atas nama M. Yazid Ulum. Kemudian lomba pidato bahasa jawa tingkat SLTA tampil sebagai juara 1 ialah Khoirun Nisa' dari MA Ribatul Mutallimin dan tingkat SLTP dari MTs Nurul Islam atas nama Arinal Husna.
Untuk kejuaran Tilawatil Qur'an sebagai juara 1 golongan putra M. Izzudin utusan dari MTs Nurul Islam dan golongan putri Failasufa Maulida dari SMP Salafiyah, sedangkan untuk mars IPNU IPPNU tampil sebagai juara 1 dari MTs Nurul Qomar. (amz)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua