Budayawan Romo Benny Susetyo mengatakan, ketidakmampuan pemerintah menyosialisasikan kebijakan kenaikan harga BBM, akhirnya mengorbankan reputasi Polri yang langsung berhadapan dengan masyarakat.
"Problem kita, ini semua reaktif. Karena ketika pemerintah naikkan harga BBM, dia tidak punya manajemen efektif untuk jelaskan itu sehingga yang terjadi, kita masuk dalam kekerasan. Jadi, saling gunakan kekerasan untuk solusi," kata Romo Benny di Jakarta, Rabu (28/5).<>
Menurut Romo Benny, mestinya sejak awal pemerintah menerapkan manajemen komunikasi itu. Yakni, adanya sosialisasi kepada masyarakat atas kebijakan yang ditempuh. "Ini, artinya pemerintah tidak siap menghadapi reaksi ini," ungkap Romo Benny.
Romo Benny mengutip pemikiran filsuf Jürgen Habermas mengenai bagaimana pemerintah tidak mampu membangun komunikasi. Habermas mengatakan, terjadi aliansi keterasingan karena gagalnya membangun komunikasi sehingga tercipta inkomunikatif. Artinya, tidak terjadi relasi hubungan dua pihak atau dialog.
"Akhirnya yang jadi korban polisi juga. Karena polisi tidak disiapkan untuk itu. Kasihan polisi ini dikorbankan oleh sistem."
Romo Benny menyebut pemerintah tidak memiliki imajinasi tentang kebijakan yang ditempuh.
"Mestinya dijelaskan kenapa pilihan ini, kenapa bukan pilihan itu. Tapi pilihan-pilihan ini tidak diceritakan. Jadi, imajinasinya cuma naikkan harga sehingga tidak ada cara lain selain itu," katanya.
Pemecahan persoalan yang mestinya, namun ditangan pemerintah hal itu menjadi tidak sederhana. (okz/dar)
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
3
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
4
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua