Pamekasan, NU Online
Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman, mengimbau agar PNS perempuan yang beragama Islam (muslimah) hendaknya mengenakan jilbab selama bulan suci Ramadhan. Hal ini sebagai upaya ikut menciptakan suasana yang Islami dan berupaya menjaga kesucian Ramadhan.
"Selain terkesan lebih sopan sesuai pencanangan gerakan pembangunan masyarakat Islam (Gerbang Salam), pakaian Islami seperti mengenakan jilbab itu sama halnya dengan ikut menjaga kesucian Ramadhan," katanya.
<>
Menurut bupati, imbauan mengenakan jilbab kepada PNS muslimah ini tidak hanya bagi PNS yang bekerja di perkotaan saja. Imbauan ini juga berlaku di wilayah kecamatan dan kelurahan.
Tidak hanya itu saja. Karyawan swasta yang ada di wilayah Kabupaten Pamekasan, baik yang bekerja di perkantoran maupun di pertokoan, juga diminta menggunakan jilbab selama bulan suci Ramadhan ini. "Kalau bisa sebenarnya bukan hanya saat Ramadhan, akan tetapi di luar bulan Ramadhan juga. Ini kan juga untuk kebaikan bersama, sesuai dengan anjuran agama," kata Kholilurrahman.
Bagi PNS perempuan non muslim, bupati Pamekasan Kholilurrahman berharap pakaian yang mereka gunakan selama bulan Ramadhan itu hendaknya juga bisa menyesuaikan diri. Bupati menambahkan bahwa imbauan agar PNS muslimah mengenakan jilbab ini sebenarnya telah disampaikan bersamaan denga pencanangan kabupaten Pamekasan sebagai kota Gerbang Salam. Hanya saja, sambung bupati, pihaknya perlu mengingatkan kembali agar imbauan itu benar-benar diperhatikan.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua